Polemik Sengketa Tanah Pura di Canggu, Disbud Badung Tak Bisa Berbuat Banyak

Kepala Disbud Badung, IB Anom Bhasma mengatakan, pihaknya hanya bisa memberikan pendampingan agar tidak terjadi keributan di antara warga

Polemik Sengketa Tanah Pura di Canggu, Disbud Badung Tak Bisa Berbuat Banyak
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
TOLAK EKSEKUSI - Warga Desa Adat Canggu menolak eksekusi Pura Hyang Ibu Pasek Gaduh di Banjar Babakan, Canggu, yang dilakukan di Kantor Desa Canggu, Selasa (29/10/2019). Tampak warga memasang spanduk penolakan, dan aktivitas sejumlah pengempon pura. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -  Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan adanya polemik yang terjadi di masyarakat Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Pasalnya, polemik sengketa tanah Pura Hyang Ibu Pasek Gaduh di Banjar Babakan Canggu, Badung itu sudah masuk ke ranah hukum.

Kepala Disbud Kabupaten Badung, IB Anom Bhasma, Rabu (30/10/2019) mengatakan, pihaknya hanya bisa memberikan pendampingan agar tidak terjadi keributan di antara warga.

Menurutnya, polemik tersebut merupakan perebutan waris antara dua keluarga.

Kebetulan salah satu keluarga ada yang berpindah agama.

Anom Bhasma mengaku Dinas Kebudayaan tidak bisa berbuat banyak mengenai polemik yang terjadi.

Pasalnya polemik itu diketahui Dinas Kebudayaan Badung setelah terjadi kasus hukum.

“Kami sudah tahu polemik pura tersebut. Hanya saja kami mengetahuinya setelah terjadi kasus hukum,” ujarnya.

Anom Bhasma mengaku, Dinas Kebudayaan sudah berkoordinasi dengan Parisada Badung, maupun Majelis Agung untuk melakukan mediasi.

Namun kedua belah pihak tidak mau mengalah, apalagi masalah tersebut sudah masuk ke ranah hukum.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved