PLTS 25 Megawatt di Jembrana Perlu Kajian Mendalam

PLTS berkapasitas 25 megawatt (MW) itu direncanakan dibangun di Perkebunan Sangiang, Kabupaten Jembrana,

PLTS 25 Megawatt di Jembrana Perlu Kajian Mendalam
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
PLN Negara meresmikan kebun akustik, di Kantor PLN Negara, Jembrana, Bali, Jumat (8/11/2019). PLTS 25 Megawatt di Jembrana Perlu Kajian Mendalam 

PLTS 25 Megawatt di Jembrana Perlu Kajian Mendalam

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - PT Akuo Energy Indonesia masih menunggu proses retender PT PLN (Persero) terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

PLTS itu nantinya akan berkapasitas 25 megawatt (MW) dari usulan pertama sebesar 50 MW.

Lokasinya direncanakan dibangun di Perkebunan Sangiang, Kabupaten Jembrana, Bali.

Informasinya, investasi PLTS per watt peak sebesar US$1 atau sekitar Rp 14.000. Sehingga, apabila kapasitas PLTS sebesar 25 MW maka investasi berkisar US$25 juta atau Rp 350.362.500.000.

Manager Komunikasi PLN Negara, I Made Arya mengatakan, pembangunan PLTS itu masih perlu kajian mendalam.

Apalagi kapasitas 25 MW.

Di mana progresnya juga akan dilakukan di Kubu, Karangasem. yang rencananya akan mulai dikerjakan 2020 dan target rampung 2025.

Sayuran Hijau hingga Jamur, Berikut 7 Sayuran Terbaik untuk Membantu Menurunkan Berat Badan

Paling Fit & Siap Main Lawan Persipura, Michael Orah Bisa Isi Pos Bek Kiri

"Itu belum pasti, itu prediksi tahun 2025 (rampung, red). Jadi masih survei kondisi di lapangan," ucapnya, Jumat (8/11/2019) saat pembukaan kebun akustik di Kantor PLN Negara.

Menurutnya, PLTS akan memanfaatkan jaringan PLN.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved