Glontorkan Anggaran Rp 51,1 Miliar, Tahun Ini Badung Siap Bangun 5 Desa Wisata
Di tahun 2020 ini, ada sebanyak 5 Desa wisata yang akan digarap yakni Desa Pangsan, Bongkasa Pertiwi, Sangeh , Carangsari dan Mengwi.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Meski pariwisata di Kabupaten Badung mulai lesu, pemerintah setempat terus menggenjot wilayahnya untuk menjadi daya tarik wisatawan.
Tidak hanya di wilayah selatan, di wilayah utara kini juga akan diubah untuk membenahi desa wisata yang ada.
Sesuai rencana awal untuk meningkatkan daerah pariwisata di Badung utara, pemerintah setempat akan membangun desa wisata.
Di tahun 2020 ini, ada sebanyak 5 Desa wisata yang akan digarap yakni Desa Pangsan, Bongkasa Pertiwi, Sangeh , Carangsari dan Mengwi.
"Untuk sekarang sudah sampai tahap proses persiapan lelang kegiatan fisik. Jadi lima desa wisata itu akan diperbaiki infrastukturnya dulu," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra saat di hubungi Selasa (11/2/2020).
• Akibat Virus Corona, Harga Bawang Putih di Bali Naik Hingga 100 Persen
• Picu Rasa Sakit Fisik Hingga Tidak Bisa Tidur Nyenyak, Ini Dampak Kesepian Pada Kesehatan
• Omnibus Law Akan Hapus Pesangon Pekerja, Benarkah?
Badra juga mengatakan desa wisata yang akan dibangun diharapkan mendorong pemerataan pariwisata antara Badung selatan dengan utara.
Meski di tengah adanya masalah global terkait virus corona.
"Tetap kita akan garap potensi ini. Sehingga bisa memaksimalkan pendapatan Badung ke depan," jelasnya.
Birokrat asal Kelurahan Kuta, Badung itu menegaskan, dalam pembangunan desa wisata, pihaknya tengah menyiapkan anggaran mencapai Rp 51,1 Miliar, untuk pembangunan fisiknya.
• Bisa Hilangkan Khasiat, Jangan Campur Madu dengan Bahan Ini
• Diduga Korsleting Listrik, Coffee and Bar di Sanur Terbakar, Made Juliarta Merugi Ratusan Juta
• Jelang Galungan, Sejumlah Piranti Upakara dan Pangan Mulai Alami Kenaikan
Dengan anggaran itu, pihaknya berharap di akhir tahun 2020 sudah terwujud pembangunan fisiknya.
"Kami telah menyiapkan tim untuk pendampingan desa wisata tersebut. Namun setelah mengadakan lelang untuk pembangunan fisik," akunya.
Dengan pendampingan tim, tak hanya ditata soal infrastruktur, namun menyangkut manajemen dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Sehingga desa wisata tersebut menjadi magnet wisata di Badung utara dan bisa berjalan optimal.
• Status Perjalanan ke Singapura Meningkat ke Level Kuning, Kasus Positif Corona Naik 40 Kasus
• Luput dari Pembahasan, Upah Per Jam Berkaitan Erat dengan Asuransi Pengangguran
• Progres Penanganan Banjir Bandang di Bangli Sudah Mencapai 80 Persen
"Kami juga sudah merancang program-program peningkatan SDM yang unggul, destinasi, dan keterlibatan masyarakat," paparnya.
Badra menargetkan, akhir tahun ini, desa wisata sudah bisa berfungsi dengan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/made-badra-3.jpg)