Corona di Indonesia

Dampak Penurunan Wisatawan Akibat Corona, Vila di Pejeng Kaja Potong Hari Kerja Karyawan

Sejumlah pemilik akomodasi pariwisata di Kabupaten Gianyar telah mengambil kebijakan strategis dalam mempertahankan karyawannya

Pixabay
Ilustrasi virus corona - 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR  – Sejumlah pemilik akomodasi pariwisata di Kabupaten Gianyar telah mengambil kebijakan strategis dalam mempertahankan karyawannya, di tengah merosotnya kunjungan wisatawan.

Dalam mengantisipasi pemecatan, mereka memilih memotong hari kerja.

Pengusaha vila, hotel dan restoran di Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, Kamis (5/3/2020) mengungkapkan, pihaknya tidak memiliki pilihan lain selain mengurangi jumlah karyawannya.

Dia tak menyebut secara rinci total pekerjanya.

Namun hanya dalam satu vila saja, ia memiliki 27 karyawan.

Badan POM Dorong Daya Saing UMKM di Bali, Saatnya Produk Lokal Go Internasional

Terancam Dinonaktifkan, DPRD Karangasem Akan Carikan Solusi Terkait BPJS Kesehatan

Polres Badung Ajak Transport Konvensional Memberantas Narkoba dan Premanisme  

Supaya para pekerja tak kehilangan pekerjaan, ia memangkas hari kerja dari yang biasanya sebanyak 28 hari per bulan, sekarang hanya 14 hari.

“Meskipun kondisi saat ini sangat merosot, tapi saya berusaha agar tidak memPHK karyawan. Karena itu, saya ambil kebijakan mengurangi hari kerja. Astungkara, kondisi ini dipahami oleh karyawan kami,” ujarnya.

Dia menyebutkan, sejak beberapa hari ini banyak tamu membatalkan pesanan yang ingin menginap di salah-satu akomodasinya.

“Karena ada travel warning banyak negara, ada sejumlah tamu yang tadinya memesan kamar membatalkan. Saat ini kamar di akomodasi kami kebanyakan kosong,” tandasnya.

Tonjolkan Sisi Feminisme, Tiga Perupa Perempuan Bali Gelar Pameran di Santrian Art Gallery

Terkait Corona, Petugas Pelabuhan Padang Bai Perkuat Pemantauan dan Pengawasan Wisman

Tak Pungut PHR 6 Bulan, Bangli Berpotensi Alami Penurunan PAD 50 persen

Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Gianyar, Anak Agung Dalem Jagadhita mengatakan, pihaknya belum mendapatkan data karyawan yang di-PHK karena kondisi ini.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved