Breaking News:

Pilkada Sudah Dekat, Ini yang Dilakukan Bawaslu Badung agar Tetap Bekerja dan Menghindari Covid-19

"Pilkada kan sudah dekat, 23 September mendatang. Jadi kita inginkan berjalan sesuai harapan," ujar Bagus

NET
Ilustrasi Pilkada serentak 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Meski ada penerapan social distancing selama 14 hari, yakni 16-30 Maret, Bawaslu dan KPU Kabupaten Badung tetap melaksanakan tugasnya.

Pasalnya pilkada serentak sudah mau dekat dan diharapkan akan berjalan sesuai harapan.

Meski tetap dilakukan pelaksanaan tugas, akan tetapi beberapa kegiatan juga tertunda, sesuai Surat Edaran (SE) Bawaslu Republik Indonesia (RI)

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Badung, IGN Bagus Cahya Sasmita tak menampik ada beberapa agenda yang tertunda.

Namun sifatnya intern, seperti rapat dan perjalanan dinas.

"Iya memang ada penundaan, hal itu pun sudah sesuai dengan Surat Edaran Ketua Bawaslu RI," ungkapnya, Selasa (17/3/2020).

Jubir Pemerintah: Indonesia Mampu Gelar Tes Virus Corona Masal

Masa Darurat Corona Diperpanjang Sampai 29 Mei 2020, Gunakan Dana Siap Pakai BNPB

Ungkap 10 Kasus Narkotika, Satresnarkoba Polresta Denpasar Tangkap 11 Tersangka

Surat Edaran yang dimaksud, yakni bernomor 0070/K.Bawaslu/PR.03.00/III/2020 tertanggal 16 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Bawaslu, Bawaslu Provinsi/Panwaslih Provinsi Aceh, Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota, dan Panwaslu Kecamatan. Salah satu poinnya, Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota, mulai dari Ketua, anggota, serta koordinator Sekretariat tetap melaksanakan tugas di kantor untuk memastikan penyelenggaraan pengawasan, pelayanan kepada masyarakat (pelaporan dugaan pelanggaran pemilihan), dan pembuatan laporan keuangan tidak terhambat.

"Pilkada kan sudah dekat, 23 September mendatang. Jadi kita inginkan berjalan sesuai harapan," bebernya.

Pria yang akrab disapa Bagus itu menjelaskan Koordinator Sekretariat membuat jadwal piket masuk kantor, sehingga bagi kepala Subbagian dan staf yang tidak ada jadwal piket dapat menjalankan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya (work from home).

Sedang Hamil, Vanessa Angel Dan Suaminya Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Umumnya Cerah, Balai Besar BMKG Wilayah III Prediksi Hujan Ringan di Daerah Ini

Ketahui yang Kamu Butuhkan di Tengah Wabah Virus Corona, Jangan Buang Uang untuk 4 Barang Ini

Di samping itu, telepon Kepala Subbagian dan staf yang menjalankan tugas kedinasan di rumah tetap aktif, sehingga jika ada kondisi mendesak tetap bisa dihubungi.

"Jadi kami sudah ada jadwal piket. Sehingga tetap ada yang stand by di kantor," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan tak ada agenda yang tertunda.

Pihaknya tetap melaksanakan tugas sesuai tahapan pilkada yang sudah ditetapkan.

Hanya ada perubahan tata cara, seperti pelantikan PPS yang awalnya direncanakan terpusat di satu tempat, kini dilaksanakan di masing-masing kecamatan.

"Sekarang dipecah dilaksanakan di masing-masing kecamatan untuk mengurangi kerumunan orang," ujarnya singkat. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved