Penyisiran Anggaran OPD dan Dewan, Wakil Ketua DPRD Minta Anggaran Desa Pakraman Tanggulangi Covid

Pemerintah Daerah Jembrana dan Anggota Dewan Jembrana melakukan penyisiran anggaran, baik melalui anggaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah)

Penyisiran Anggaran OPD dan Dewan, Wakil Ketua DPRD Minta Anggaran Desa Pakraman Tanggulangi Covid
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi dana untuk desa

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pemerintah Daerah Jembrana dan Anggota Dewan Jembrana melakukan penyisiran anggaran, baik melalui anggaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan dewan melalui anggaran perjalanan dinas.

Di mana penyisiran anggaran ini akan dialokasikan untuk penanggulangan Covid 19.

Jumlahnya mencapai sekitar Rp 22, 4 miliar untuk membeli APD, insentif tim medis dan kebutuhan penanggulangan Covid-19 lainnya di Bumi Makepung.

Namun besaran anggaran ini, dinilai Wakil Ketua DPRD Jembrana, I Wayan Suardika dapat juga dialokasikan untuk menambah anggaran Desa Pakraman di Jembrana yang berjumlah 64 desa adat/pakraman.

Alasannya, Desa Pakraman menjadi ujung tombak penting dalam penanggulangan virus asal Kota Wuhan Provinsi Hubei China itu.

Bulan Ini Indonesia Memasuki Fase Kritis Corona, Berikut Prediksi dan Hasil Analisisnya

Pemprov Bali Imbau Warga Bikin Wong Wongan, Harga Bungkak Melambung Jadi Rp 20 Ribu Per Buah

Tak Ingin Dimadu, Yuliantin Nekat Coba Bunuh Diri di Jembatan Yeh Empas Tabanan

Suardika menyatakan, Pemprov Bali melalui provinsi untuk setiap desa adat di Bali akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 300 juta pada APBD tahun 2020 ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali pun telah menganggarkan Rp 447,9 miliar untuk 1.493 desa adat di Bali.

Dana desa pakraman sebesar Rp 50 juta ini akan dialokasikan untuk penanganan Covid 19.

"Anggaran Rp 50 juta ini tentu saja mesti ditambahkan. Banyak hal mengapa mesti ditambahkan. Tapi poin pentingnya ialah pemerintah daerah mesti menambah, karena desa pakraman adalah ujung tombak penanganan Covid 19," ucapnya, Kamis (2/4/2020) melalui sambungan selulernya.

Suardika menambahkan, bahwa anggaran desa pakraman ketika ditambahkan nilai oleh Pemda Jembrana, maka dapat dialokasikan untuk hal-hal penanggulangan.

Persiapan Pilkada 2020 Terus Jalan, Kandidat Golkar Mulai Perkenalkan Diri ke Masyarakat

Soal Keputusan PSSI Hentikan Kompetisi, Hal Ini yang Masih Mengganjal Hati Pemain Bali United

Ada Ruang Sterilisasi & Tempat Cuci Tangan di Kantor Samsat Renon tapi Belum Dimanfaatkan Maksimal

Seperti sosialisasi menyangkut Covid 19, edukasi kebersihan lingkungan dan hal lainnya terkait penanggulangan.

Kemudian, desa pakraman pun dapat menganggarkan untuk pengadaan masker hand sanitizer dan juga penyemprotan disinfektan secara berkala.

"Makanya saya minta supaya ada anggaran yang kemarin disisir itu juga untuk desa pakraman," tegasnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved