Corona di Bangli

Dua Pria Asal Bangli, Odon dan Kimos Galang Dana untuk Penyediaan APD Level II

Odon yang juga perawat di RSU Bangli ini menjelaskan APD level 2 berupa baju jubah lengan panjang dengan panjang baju hingga di bawah lutut.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Dari kiri ke kanan - Komang Trisna Juliartawan (Odon) bersama Dewa Kompyang Agustana (Kimos) saat ditemui Senin (13/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI  – Tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dalam penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), melahirkan kepedulian dari kalangan masyarakat.

Sejumlah aksi penggalangan dana pun dilakukan untuk menambah ketersediaan APD kususnya bagi para tenaga medis.

Seperti yang dilakukan Komang Trisna Juliartawan.

Pria 28 tahun ini melakukan aksi penggalangan dana dengan menjual baju secara online melalui media sosial, dimana hasil penjualan akan digunakan untuk pengadaan APD.

Juliartawan mengungkapkan, awal mula tercetusnya aksi penggalangan dana lantaran ia menilai ketersediaan APD bagi tenaga medis cenderung terbatas.

Kerahkan 1.800 Prajurit, Kodam IX/Udayana Siap All Out Perangi Covid-19

Bantuan Sembako untuk 7.554 KK Miskin di Gianyar Mulai Didistribusikan

Libatkan Kades, Banyuwangi Buka Pendampingan Warga Desa Ikut Kartu Prakerja  

Pria yang akrab disapa Odon itu tidak memungkiri jika kebutuhan APD berupa baju hazmat dipenuhi oleh pemerintah.

Namun ia menilai jumlah yang disediakan belum sebanding dengan pemakaian APD yang tinggi.

“Yang saya pikirkan apabila dampaknya semakin tinggi, tentu ketersediaan APD ini akan menipis. Sedangkan produksi APD juga terbatas. Di samping juga kekhawatiran apabila digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya,” ujar dia saat ditemui Senin (13/4/2020).

Berawal dari pemikiran tersebut, Odon berinisiatif untuk menggalang dana pengadaan APD.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved