Mantan Pekerja Migran dan Kekasihnya Ditangkap karena Kedapatan Membawa Narkoba

Sepasang kekasih yang berstatus duda dan janda, diamankan Unit Buser Satuan Narkoba Polres Klungkung, di Jalan raya Sri Kandi, Kelurahan Semarapura

Sat Narkoba Polres Klungkung
Sepasang kekasih yang berstatus duda dan janda, diamankan Unit Buser Satuan Narkoba Polres Klungkung, di Jalan raya Sri Kandi, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Rabu (15/4/2020) 

TRIBUN.COM.COM, KLUNGKUNG - Sepasang kekasih yang berstatus duda dan janda, diamankan Unit Buser Satuan Narkoba Polres Klungkung, di Jalan raya Sri Kandi, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung, Bali, Rabu (15/4/2020).

Mereka kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu, yang sepengakuannya dipesan oleh seorang tahanan di LP Kerobokan.

Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Dewa Gde Oka menjelaskan, penangkapan terhadap keduanya bermula dari serangkaian proses penyelidikan yang dilakukan Unit Buser Satuan Narkoba Polres Klungkung.

Setelah mengumpulkan fakta dan pengintaian di lapangan, kepolisian langsung melakukan penangkapan terhadap I Made Hendra Wijaya (27) asal Lingkungan Pekandelan, kelurahan Semara Pura Kelod dan kekasihnya Luh De Sarthika Dewi (28), alamat dusun Sangging, desa Kamasan.

Trio Pengedar Narkotik Dilimpahkan ke Kejari Denpasar, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Pemerintah Masih Buka Pendaftaran Relawan Covid-19, Diutamakan Tenaga Medis

Covid-19 Sadarkan Pentingnya Punya Dana Darurat, Atur Keuangan dengan Strategi Ini

Keduanya ditangkap di Jalan raya Sri Kandi, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Rabu (15/4/2020) sekira pukul 17.15 Wita.

"Saat kami amankan, pasangan kekasih kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu," ujar Dewa Gde Oka, Kamis (16/4/2020).

Pengakuan keduanya, Made Hendra Wijaya yang seorang karyawan restoran memesan sabu-sabu melalui telepon untuk digunakan sendiri.

Sementara kekasihnya, Luh De Sarthika Dewi memberikan uang kepada Made Hendra untuk membeli sabu-sabu tersebut.

"Made Hendra ini mendapatkan uang untuk membeli sabu-sabu dari kekasihnya, Luh De Sarthika Dewi yang merupakan mantan pekerja migran indonesia di Turki. Dia sudah pulang ke Bali sejak 4 bulan lalu," ungkap Dewa Gde Oka.

Pastikan Mahasiswanya Dapat Pembelajaran Sesuai Kurikulum, Kampus Ini Lakukan KBM Praktek Online

Pemkot Denpasar Terima Bantuan 50 Unit Wastafel, Akan Dipasang di Pasar Desa

Bagikan 600 Paket Sembako di Kuta Utara, Srikandi DPRD Badung Harap Bisa putus Penyebaran Covid-19

Saat diinterogasi, Made Hendra Wijaya mengaku memesan sabu-sabu, dari seorang tahanan yang masih mendekam di LP Kerobokan.

Lalu diantar oleh seorang kurir dan diambil dengan sistem tempel oleh pasangan kekasih itu di TKP.

Dari tangan keduanya, polisi menemukan barang bukti 1 plastik klip di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0.57 gram brutto atau 0.40 gram netto. Serta 2 plastik klip bekas pembungkus sabu.

"Kami masih dalami, apakah pasangan kekasih ini juga terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. Sementara keduanya sudah kami amankan di Satuan Narkoba Polres Klungkung untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved