Corona di Bali
8 Hotel di Denpasar Siap Jadi Tempat Karantina, 104 PMI Dikarantina Hingga Dini Hari Tadi
Untuk antisipasi kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Denpasar, Pemkot Denpasar kini sudah siapkan 8 hotel yang siap menjadi tempat
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk antisipasi kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Denpasar, Pemkot Denpasar kini sudah siapkan 8 hotel yang siap menjadi tempat karantina.
Sebelumnya pihaknya mengatakan ada 5 hotel yang siap, kini telah bertambah tiga hotel.
“Sampai saat ini sudah ada 8 rumah singgah yang kami siapkan untuk PMI asal Denpasar,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar yang dikonfirmasi, Sabtu (18/4/2020) siang.
Di mana dari 8 hotel tersebut, baru tiga hotel yang digunakan.
• Turut Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Poltrada Bali Bagikan Paket Sembako di Terminal Batubulan
• 11 Tahun Rusdianto Mengabdi pada Perusahaannya, Kini di-PHK Karena Corona Hanya Dapat 1 Kali Gaji
• Terkait Penolakan Pasien yang Sandar di Pelabuhan Padang Bai, Bupati Karangsem Minta Maaf
Menurut Dewa Rai, hingga pukul 24.00 Wita dini hari tadi, jumlah PMI asal Kota Denpasar yang dikarantina sebanyak 104 orang.
“Sampai pukul 24.00 tadi malam, jumlah PMI asal Denpasar yang dikarantina sebanyak 104 orang,” katanya.
Sementara itu, dalam menjalani protap penjemputan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang baru pulang dan tiba di Bali, baik melalui Bandara Ngurah Rai maupun Pelabuhan Benoa, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, telah mengambil langkah persiapan diri.
• Amien Rais Cs Gugat Perppu Penanganan Covid-19, Sejumlah Tokoh Ikut Daftar Jadi Pemohon
• Puluhan Dokter RSUP Kariadi Semarang Tertular Virus Corona Karena Terlambat Identifikasi
• 15 Mei 2020 Hotel di Bali Akan Dibuka, Juni Optimis Bisa Datangkan Wisatawan dari China
Persiapan diri itu, yakni dengan melengkapi Alat Pelindung Diri (APD), jumlah bus yang disesuaikan dengan kedatangan PMI, serta hotel yang disiapkan untuk karantina PMI.
Dewa Rai mengatakan untuk protap penjemputan PMI yang baru tiba di Bali, baik dari pintu masuk Bandara Ngurah Rai maupun Pelabuhan Benoa terlebih dahulu dilakukan tes pengecekan kesehatan dari Satuan Tugas Provinsi Bali.
Setelah itu, jika ditemukan PMI yang positif langsung dirujuk ke rumah sakit (RS) Udayana atau karantina di Bapelkes Provinsi Bali.
• Terus Bertambah, 92 dari 151 Awak KM Lambelu Dinyatakan Positif Covid-19
• Anak 14 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin Karena Dikira Burung di Pohon
Sedangkan yang negatif dibawa ke karantina provinsi.
Setelah di karantina provinsi, PMI asal kabupaten/kota di Bali langsung dijemput untuk dikarantina di masing-masing kabupaten/kota di Bali.
''Untuk Kota Denpasar, kami telah menyiapkan bus yang disesuaikan dengan jumlah PMI yang pulang. Kalau cukup dua, kami siapkan dua bus. Setelah dijemput, PMI ini langsung kami karantina selama 14 hari di sejumlah hotel di Denpasar yang telah kami siapkan,'' katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-karantina-covid-19.jpg)