Breaking News:

Bulan Ramadhan

Cara Jaga Daya Tahan Tubuh saat Puasa Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Dr Amir Khan dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris menjawab, studi terbaru menunjukkan puasa dapat berdampak positif bagi daya tahan tubuh

SHUTTERSTOCK
Pola hidup sehat 

TRIBUN-BALI.COM - Ibadah puasa Bulan Ramadhan di tengah pandemi corona membuat orang harus beraktivitas di rumah, beribadah di rumah, dan wajib jaga jarak apabila terpaksa berada di luar rumah.

Tak pelak berpuasa Ramadhan tahun ini memberikan suasana berbeda bagi banyak orang.

 Acara buka puasa bersama, ibadah di masjid, sampai mendatangi majelis pengajian jamak ditiadakan.

Salah satu pertanyaan banyak orang saat berpuasa di tengah wabah penyakit Covid-19 adalah daya tahan tubuh.

Kembali Hibur Masyarakat Melalui Media Sosial,Clekontong Mas Hadirkan Tema Menarik & Kaya Akan Pesan

Dapat Memberi Dampak Negatif, Pemprov Bali Imbau Warga Pertimbangkan Kembali Rencana untuk Mudik

Tiga Jenis Peralatan Uji Sampel COVID-19 dari China Mulai Terdistribusi ke Daerah

Pasalnya, sistem daya tahan tubuh memegang peranan vital dalam melindungi tubuh dari infeksi kuman, termasuk virus corona jenis SARS-CoV-2.

Dr Amir Khan dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris menjawab, studi terbaru menunjukkan puasa dapat berdampak positif bagi daya tahan tubuh.

"Saat berpuasa, tubuh berada dalam mode hemat energi karena tidak ada nutrisi yang masuk," jelas dia seperti dilansir Aljazeera

Demi menghemat energi, tubuh mendaur ulang sel kekebalan yang sudah usang atau rusak dengan yang baru.

Sehingga, selepas menjalani satu periode puasa, tubuh memiliki banyak sel imun yang lebih sehat dan lebih kuat dalam memerangi infeksi.

Sistem daya tahan tubuh secara keseluruhan pun jadi meningkat setelah berpuasa.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved