Pantau TOSS Karangdadi, Bupati Klungkung Sebut Pekerja Kurang Efektif

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Tim Penggerak PKK serta sejumlah Kepala OPD, Sabtu (9/5/2020) sempat memantau pengolahan sampah di TOSS Cent

Istimewa
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Tim Penggerak PKK serta sejumlah Kepala OPD, sempat memantau pengolahan sampah di TOSS Centre, Sabtu (9/5/2020). 

TRIBUN-BALI.KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Tim Penggerak PKK serta sejumlah Kepala OPD, Sabtu (9/5/2020) sempat memantau pengolahan sampah di TOSS Centre.

Ia pun mengatakan, pekerja di TOSS Centre Karangdadi, Kusamba kurang efesien dalam menangani sampah.

Aset yang dikunjungi di antaranya TOSS Center yang terletak di Desa Kusamba Kecamatan Dawan serta kolam ikan dan pembibitan tanaman Obor Taman Pangan Lestari di Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Klungkung.

“Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, saya tidak ingin semua terlena dan berdiam diri, semua harus tetap bekerja, mengurus sampah, menjaga ketahanan pangan dan sebagainya, namun dengan tetap menjalankan protokol keselamatan."

Sandy Walsh dan Impian Membela Timnas Indonesia: Jadi WNI Bukan Karena Uang

Peringatan WHO Soal Corona: Belum Ada Bukti Orang Sembuh Covid-19 Punya Kekebalan dari Infeksi Kedua

Kronologi Pria di Malang Gorok Leher Istri dengan Gergaji Hingga Kritis, Dipicu Persoalan Ini

"Dengan aset yang kita miliki ini kita harus bisa mengolahnya sehingga dapat memberikan manfaat bagi kita dan masyarakat,” ujar Suwirta, Minggu (10/5/2020).

Kunjungan diawali ke TOSS Center yang memiliki luas area 3,9 hektar.

Bangunan TOSS Center yang hanya menggunakan lahan 1,9 hektar, sisanya akan dimanfaatkan untuk menciptakan sebuah program yang akan terintegrasi dengan pertanian, seperti yang menjadi mimpi Bupati Suwirta.

Di tempat ini selain merupakan tempat pengolahan sampah menjadi kompos, listrik dan pelet, juga akan terintegrasi dengan pertanian.

PKK bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Dinas LHP membangun tempat pembibitan yang nantinya bibit akan diserahkan ke masing masing kecamatan untuk mendukung Program Hatinya PKK.

Ini Sanksi Kalau Nekat Mudik, Mulai Tilang Hingga Denda Rp 100 Juta

Pencatatan Nikah Bisa Ditolak, Jika Pengantin Tidak Melakukan Ini

Selain itu bibit juga bisa dibagikan kepada masyarakat.

"Kadis LHP A.A.Kirana, Kadis Pertanian I.B. Juanida dan Kadis Ketahanan Pangan Wayan Durma supaya segera membuat konsep sehingga di TOSS Center ini berkembang menjadi tempat percontohan dan demplot demplot pertanian."

"Setelah bangunan TOSS Center selesai nantinya akan terintegrasi dengan pertanian dan tempat ini bisa menjadi tempat rekreasi dan belajar. Program inovasi yang awalnya hanya TOSS Center akan bisa berkembang melahirkan inovasi lainnya,” ujar Bupati Suwirta

Selain memaparkan ide idenya, di TOSS Center Bupati Suwirta juga mengkoreksi cara kerja para petugas pemilah sampah.

Selain itu jumlah pegawai sebanyak 45 orang dianggap tidak sebanding dengan jumlah sampah yang diolah yakni hanya satu truk.

Hal ini menurutnya sangatlah tidak efisien sehingga perlu untuk dihitung ulang. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved