Corona di Indonesia
Walau Lebaran Dimasa Pandemi, Jumlah Kendaraan Diprediksi tetap Meningkat, Ini Antisipasi Jasa Marga
Division Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Reza Febriano memastikan pelayanan jalan tol di tengah pandemi Covid-19 akan tetap dioptimalkan
TRIBUN-BALI.COM - Jelang Lebaran 2020 dalam masa pandemi Covid-19, PT Jasa Marga (Persero) melakukan persiapan layanan operasional Lebaran 2020, di Ruas Tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang-Cengkareng, JORR, serta Cipularang dan Padaleunyi.
Division Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Reza Febriano memastikan pelayanan jalan tol di tengah pandemi Covid-19 akan tetap dioptimalkan.
“Layanan operasional jalan tol meliputi Layanan Transaksi, Layanan Lalu Lintas, Layanan Konstruksi dan Layanan Tempat Istirahat akan tetap kami jaga performanya," kata Reza dalam siaran tertulisnya, Kamis (14/5/2020).
"Dengan tetap mengedepankan protokol pencegahan Covid-19, termasuk penggunaan alat pelindung diri bagi para petugas di lapangan, guna mewujudkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.
• Kemenparekraf Rancang Program CHS Pasca Wabah Covid-19, Bali Jadi Pilot Project Pemulihan Pariwisata
• Asosiasi Perusahaan dan Profesi Media di Indonesia Minta Kebijakan Insentif Ekonomi ke Pemerintah
• Soal Kasus Surat Sehat Palsu Agar Bisa Lolos di Pelabuhan Gilimanuk,Polisi Berhasil Tangkap 2 Pelaku
Dalam bidang Transaksi, Jasa Marga memastikan terpenuhinya kebutuhan gardu operasi di seluruh gerbang tol agar tidak terjadi antrean, peralatan tol berfungsi baik, penyiagaan genset 24 jam.
Lalu, penyiagaan personil untuk bantu tapping dan penambahan mobile reader, serta penyiagaan teknisi peralatan tol yang siaga 24 jam.
Di bidang Layanan Lalu Lintas, Jasa Marga menyiapkan strategi dan upaya percepatan penanganan gangguan di lajur, melakukan pengamanan pada lokasi rawan gangguan Kamtibmas.
"Kemudian, memastikan kendaraan layanan jalan tol berserta sarana prasarana dalam kondisi baik, juga memastikan percepatan informasi," katanya.
Melalui Variable Message Sign (VMS), VMS Mobile, CCTV dan melalui kanal-kanal informasi milik Jasa Marga, juga media sosial.
Sementara pada Layanan Konstruksi, sesuai instruksi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jasa Marga akan melakukan pemberhentian kegiatan proyek di jalan tol mulai H-3 (21 Mei 2020 pukul 00.00) sampai H+2 (25 Mei 2020 pukul 24.00).
Menyiagakan tim sapu lubang yang bersiaga 24 jam, penyiagaan water tank untuk ketersediaan air bersih di gerbang tol dan tempat istirahat.
Serta menyiapkan tim khusus untuk percepatan penanganan gangguan pada proyek jalan tol di bawah koordinasi Jasamarga Metropolitan Tollroad.
Sedangkan dalam bidang Layanan Rest Area, Jasa Marga memastikan layanan di rest area telah memenuhi protokol penanganan Covid-19.
"Dengan menyiapkan check point di akses masuk rest area untuk melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh, jaga jarak penumpang dan penggunaan masker," jelasnya.
• Iuran BPJS Kesehatan Naik, Presiden Dinilai Abaikan Keputusan MA
• Jangan Sepelekan, Berikut Tanda Tubuh Kekurangan Mineral, Termasuk Rambut Rontok
• Surat Bebas Covid-19 Ilegal Dijual Online, Polisi Selidiki Penjual
"Selain itu, dilakukan juga batasan 50% dari jumlah lahan parkir yang tersedia, membuat marka jaga jarak di tempat umum. Seperti pujasera, restoran, toilet, dan mushala, serta penyediaan pos pengaman, menyiapkan ruang khusus/isolasi, juga memastikan tidak ada pungli di rest area," tambahnya.