Corona di Bali

KPK Awasi Penggunaan Dana Covid-19 di Bali

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan koordinasi dengan segenap pemerintah di Bali, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Istimewa
ilustrasi bantuan sosial 

Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan koordinasi dengan segenap pemerintah di Bali, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Koordinasi yang dilakukan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali itu guna memastikan komitmen pemerintah di Pulau Dewata dalam melakukan refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Inspektur Provinsi Bali I Wayan Sugiada mengatakan, koordinasi yang dilakukan oleh KPK dilakukan melalui daring itu diikuti oleh pihaknya bersama inspektur kabupaten/kota bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Intinya untuk memastikan bahwa daerah itu berkomitmen untuk melakukan refocusing kegiatan realokasi anggaran," kata Sugiada Bu saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Kamis (28/5/2020).

Pedagang Pasar Umum Gianyar Sudah Beroperasi, Pedagang Kuliner Senggol Gianyar Tutu

Update Terbaru Kasus Covid-19, Hari Ini Kasus Positif Bertambah 687 Orang, Total 24.538

Badung Siap jika Dibidik KPK Terkait Penggunaan Anggaran Covid-19

Sugiada mengatakan, pemerintah daerah di Bali sudah melalukan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Di Provinsi Bali sendiri sudah direalokasikan anggaran sebesar Rp 765 miliar yang dipakai untuk mengatasi kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.

Saat itu KPK juga menanyakan apakah realokasi anggaran yang dilakukan Pemprov Bali sudah melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

Sugiada mengatakan bahwa hal itu sudah dilakukan dan KPK memberikan apresiasi kepada Pemprov Bali.

Kemudian pihaknya yang duduk di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali selaku pengawas dan akuntabilitas diminta untuk melakukan fungsi sebagaimana mestinya.

Satu PMI di Tabanan Terkonfirmasi Positif, Belum Sempat Dikarantina

Bank Indonesia: Tertahannya Kunjungan Wisman Sebabkan Kontraksi Ekonomi Bali

Terbukti Lakukan Jual Beli Sabu di Bali, Machmud Diganjar 13 Tahun Penjara

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved