4 Seniman Muda Gagas Pameran Virtual Bertajuk 'Bosan, Bosan, Bosan, Kami Mulai Bosan'

Pameran 'Bosan.. Bosan.. Bosan.. Kami Mulai Bosan, Pameran Virtual Seni Rupa: Tidak Menyinggung Corona,' ini menampilkan sebanyak 19 karya

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Tampilan salah satu dari penggagas Pameran 'Bosan.. Bosan.. Bosan.. Kami Mulai Bosan, Pameran Virtual Seni Rupa: Tidak Menyinggung Corona,' 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM. DENPASAR- Sejak tanggal 4 Juni 2020 lalu tengah berlangsung pameran online yang diselenggarakan di https://www.artsteps.com .

Pameran  'Bosan.. Bosan.. Bosan.. Kami Mulai Bosan, Pameran Virtual Seni Rupa: Tidak Menyinggung Corona,'  ini menampilkan sebanyak 19 karya.

Dan beberapa diantaranya merupakan karya kolaborasi antar dua seniman serta karya kolaborasi yang dikerjakan oleh 4 orang penggagas pameran ini.

Menurut kurator 'Bosan.. Bosan.. Bosan.. Kami Mulai Bosan, Pameran Virtual Seni Rupa: Tidak Menyinggung Corona,'  yakni Vincent Chandra, pameran tersebut digagas oleh  Putra Wali (Aco), Yusuf (Ucup) Faizal, Joning Prayoga dan Yoga Satyadhi (Mamang).

PKM Diakhiri, Kelurahan & Desa Adat Sesetan Kini Fokus Pantau Penduduk Baru Datang: Wajib Rapid Test

Proyek Penataan Lapangan Astina Gianyar, Pemkab Siapkan Rp 22 Miliar

Kemenag dan Telkomsel Hadirkan Program Penyediaan Kuota Terjangkau untuk Belajar Online di Madrasah

Karya-karya yang mereka hadirkan dalam pameran ini juga berwujud dua dimensi dan sebagian merupakan hasil kerja di media digital serta sebagian lagi dikerjakan dengan teknik tradisional.

Kepada Tribun Bali, Vincent Chandra menuturkan bahwa masing-masing seniman memiliki keunikan serta keistimewaannya masing-masing.

Menurutnya di dalam pameran  ini, Aco secara sadar meminjam objek-objek yang Ia rasa cukup universal atau dikenali banyak orang seperti salah satunya Medusa, Centaurus, Dewi Sarasvati, dan sebagainya.

"Ia kemudian dengan seenaknya mengolah kembali bentuk objek-objek tadi yang semula telah dianggap mapan oleh orang-orang. Transformasi pada objek-objek tersebut ia lakukan dengan cara menghilangkan, mengganti hingga menambahkan bagian-bagian tertentu," ucap Vincent Chandra.

Menurutnya,  obsesi Aco dalam memanipulasi muncul sebagai manifestasi idenya terhadap keindahan yang ideal.

"Sama-sama mengolah bentuk, Joning merekam keseharian manusia di dalam karyanya menggunakan karakter-karakter fantatif menyerupai bentuk hewan yang Ia ciptakan. Dalam karya-karyanya Ia cenderung menggunakan pendekatan imajinatif yang terbangun lewat pengalaman-pengalamannya saat menikmati film kartun semasa kecil bahkan hingga sekarang," tambah Vincent Chandra.

Menurutnya, ketertarikan Joning tersebut membuatnya terus menerus melakukan eksplorasi pada bentuk-bentuk hewan dengan imbuhan aktivitas dan ekspresi yang jenaka.

Sedangkan ketika melihat karya Ucup, mengingatkan kita pada wujud tembok pyramid atau dinding gua primitif.

" Ia mendominasi karya-karyanya dengan garis-garis yang tebal secara spontan. Garis-garis serupa coretan asal ini membentuk simbol-simbol yang kadang abstrak dan ia anggap dapat mewakili wujud ketidaktahuannya atas dirinya sendiri. Dalam bidang gambarnya yang penuh juga Ia sengaja menyembunyikan simbol-simbol tertentu yang Ia manfaatkan sebagai wahana untuk bermain bersama penikmat karyanya. Eksplorasi dalam karyanya juga tampak pada bagaimana Ucup coba menghadirkan elemen utama karyanya yaitu garis ditengah panel-panel warna yang cerah dan berani," jelasnya.

Sama-sama Menjual Makanan Khas Minang, Apa Bedanya Rumah Makan Padang, Nasi Kapau dan Ampera?

Polsek Mengwi Bubarkan Balap Liar di Anggungan Badung, Amankan 26 Kendaraan

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 11-12 Juni 2020: Bali Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang & Petir

Dan seniman keempat yang terlibat dalam pameran ini, yakni Yoga atau yang akrab disapa Mamang juga turut merayakan pameran ini dengan goresan-goresan ekspresifnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved