Breaking News:

Tempat Wisata Lebih Perketat Protokol Kesehatan, Tabanan Tak Terapkan Pembatasan Kuota Pengunjung

Dinas Pariwisata Tabanan menyatakan seluruh daerah tujuan wisata (DTW) yang sudah mengantongi sertifikat tatanan era baru atau yang telah diverifikasi

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUN-BALI,COM, TABANAN - Dinas Pariwisata Tabanan menyatakan seluruh daerah tujuan wisata (DTW) yang sudah mengantongi sertifikat tatanan era baru atau yang telah diverifikasi sudah siap menyambut kedatangan Wisatawan Nusantara (Wisnus) yang akan mulai dibuka Jumat (31/7/2020).

Secara keseluruhan di Tabanan tak menerapkan pembatasan kuota kunjungan di DTW, melainkan lebih ke memperketat penerapan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gede Sukanada menyampaikan, sejak sebelum penerapan tatanan era baru Tabanan Aman dan Produktif, sudah ada 21 tempat baik obyek wisata, hotel atau villa, maupun restoran yang mengajukan persyaratan untuk dapat mengantongi sertifikat tatanan era baru.

Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya sudah diverifikasi.

Artinya jumlah tersebut sudah siap menyambut wisatawan dengan protokol kesehatan.

Dinas Pertanian dan Pangan Badung Lakukan Pemeriksaan terhadap Hewan yang Akan Dijadikan Kurban

Kebijakan Harga Rapid Test di RSUD Wangaya, Berikut Nominalnya

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Bali, Waktu hingga Aturan Salaman

"Sudah ada 15 yang disertifikasi. Rinciannya ada 11 daerah tujuan wisata, tiga villa, dan dua restoran. Mereka seluruh sudah disertifikasi, dan sebagiannya masih belum menerima sertifikat karena masih dalam tahap pengajuan. Sehingga mereka yang sudah siap adalah yang sudah mengantongi sertifikat dan yang sudah terverifikasi," kata Sukanada, Kamis (30/7/2020).

Sukanada melanjutkan, untuk menyambut dibukanya Wisawatan Nusantara, tak diberlakukan pembatasan kuota namun lebih ke penerapan protokol kesehatan.

"Artinya sepanjang siap akan SOP dan protokol kesehatan kita terima kunjungannya. Kalau mengenai pembatasan kuota rasanya tidak diberlakukan," ujarnya.

Disinggung mengenai adakah target wisawatan datang ke DTW yang ada di Tabanan, mantan Camat Kerambitan ini menyatakan targetnya melihat perkembangan di lapangan.

"Intinya kita melihat perkembangannya dulu," tandasnya.

Hari Ini, Hari Persahabatan Internasional, Yuk Sajikan Masakan Istimewa untuk Sahabat Tersayang

Idul Adha 2020, Jadwal Buka Puasa Arafah 9 Dzulhijjah dan Keutamaan Menjalankannya

Dorong Peningkatan Trafik Penerbangan, 11 Bandara di Angkasa Pura I Fasilitasi Layanan Rapid Test

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved