Tips Mengolah Sayur yang Ditumis agar Lebih Sehat daripada Direbus
Sayuran ditumis dengan minyak dan disebut nilai gizi di dalamnya sudah hilang. Padahal sayuran yang ditumis ternyata bisa lebih sehat dari yang direb
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan kemampuan minyak zaitun untuk meningkatkan fenol dalam sayuran sehingga menjadi makanan sehat.
Fenol adalah bahan kimia sehat yang bekerja melindungi sel-sel, dan mengurangi risiko kanker, diabetes, dan risiko kehilangan kemampuan melihat karena faktor usia.
Dilansir dari Medical Daily, para peneliti melakukan percobaan dengan menggunakan kentang, labu, tomat dan terong yang dimasak dengan berbagai cara.
• Tren Sepatu Hi-Heels Telah Punah dari Muka Bumi, Apa Penyebabnya?
• Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 28 Agustus 2020, Keberuntungan Mengirini Leo, Libra Dilamar?
• Tagih Uang Tips, Pemandu Lagu di Jawa Timur Ini Dipukuli Wajahnya Hingga Lebam oleh Pria Mabuk
Mereka mengolahnya dengan cara ditumis, direbus dengan air, dan juga direbus dengan campuran air dan minyak zaitun.
Masing-masing metode pengolahan tersebut dibandingkan dengan sayuran mentah. Selain itu para peneliti juga mengukur kelembaban, lemak, jumlah kandungan fenol dan antioksidan.
Hasilnya, sayuran yang ditumis dengan minyak zaitun menjadi makanan sehat karena memiliki kandungan fenol yang terbaik.
Penyebabnya adalah minyak mampu menyalurkan panas dalam sayuran dengan cara yang berbeda dari air.
Penyaluran tersebut meningkatkan fraksi fenol, yaitu proses kimia yang mengekspresikan fenol dalam makanan sehingga minyak zaitun mampu meningkatkan senyawa fenolik dalam sayuran.
• Promo JSM Indomaret 28-30 Agustus 2020, Diskon Beras, Minyak Goreng hingga Deterjen
• Berpura-pura Dapat Membuat Kita Merasa Lebih Bahagia, Kok Bisa?
Tak hanya itu, minyak zaitun juga mampu meningkatkan jumlah lemak dalam sayuran dibandingkan dengan sayuran yang direbus sehingga menjadi makanan sehat.
Minyak zaitun khususnya extra virgin olive oil terbukti meningkatkan jumlah fenol dalam sayuran saat ditumis.
Sementara mengolah menjadi makanan sehat, sayuran dengan cara direbus tidak memengaruhi peningkatan kandungan fenol.
Walau begitu, tentu tak dapat dipukul rata bahwa semua sayuran yang ditumis pasti lebih sehat dibanding direbus.
Meski tetap menjadi makanan sehat, tak dapat dipungkiri juga mengolah sayuran dengan cara ditumis tersebut juga meningkatkan kepadatan energi karena adanya penyerapan minyak. (*)
Artikel ini telah tayang di Sajian Sedap Grid ID dengan judul "Selama ini Kita Sudah Salah, Sayur yang Ditumis Ternyata Bisa Jauh Lebih Sehat Daripada yang Direbus, Asal.."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-sayuran-berdaun-hijau.jpg)