Corona di Bali

16 Pasien Corona di Tabanan Sembuh, Positif Bartambah 6 Orang & 2 Meninggal dengan Penyakit Penyerta

Tercatat, hari ini ada 16 pasien sembuh, kasus baru terkonfirmasi positif 6 orang, dan dilaporkan meninggal dunia 2 orang.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Pexels
Ilustrasi Update Covid-19 di Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan kembali update perkembangan kasus Covid di Tabanan, Kamis (17/9/2020).

Tercatat, hari ini ada 16 pasien sembuh, kasus baru terkonfirmasi positif 6 orang, dan dilaporkan meninggal dunia 2 orang.

2 orang yang meninggal dunia ini merupakan warga yang terkonfirmasi positif namun juga memiliki penyakit penyerta.

Sedangkan untuk data pasien sembuh sebanyak 16 orang melebihi jauh dari kasus baru dan terjadi pertama kalinya. 

Maju di Pilkada Jembrana, PAW Sugiasa di DPRD Bali Tinggal Selangkah Lagi

Tips Menjaga Kesehatan Mata Selama Pandemi Covid-19

Penegakan Protokol Kesehatan di Buleleng Akan Diintensifkan Hingga ke Desa-desa

Menurut informasi yang diperoleh, Dua pasien yang meninggal tidak murni karena Covid-19 melainkan memiliki penyakit penyerta.

Rinciannya adalah warga yang meninggal pasien laki-laki berusia 48 tahun.

Ia memiliki riwayat hipertensi. 

Sesuai laporan, pasien yang meninggal ini mulai sakit tanggal 16 September 2020 dan dirawat di BRSU Tabanan.

Setelah menjalani perawatan selama 1 hari pasien dinyatakan meninggal tanggal 16 September.

Sedangkan satu orang lainnya adalah pasien perempuan berusia 67 tahun memiliki riwayat diabetes militus (DM) tipe II.

Pasien ini masuk BRSU Tabanan tanggal 1 September dan dinyatakan meninggal 16 September kemarin. 

Dengan adanya pasien sembuh, kasus baru dan tambahan meninggal, total kasus positif Covid-19 di Tabanan sudah tembus 444 kasus.

Rinciannya, dalam perawatan 124 orang, dinyatakan sembuh 307 dan meninggal dunia sebanyak 13 orang.

"Hari ini ada dua pasien meninggal dunia. Jadi mereka tidak murni karena terpapar Covid-19, namun memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi dan DM tipe II yang memang sudah diderita pasien tersebut," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Kamis (17/9/2020). 

Permudah Akses Energi ke Pelosok Bali, Pertashop Hadir Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

Bupati Suwirta Akan Kembangkan budidaya Ikan Kerapu, Kepiting, dan Udang di Ceningan

Shin Tae-yong Akui Masih Buta Soal Qatar, Minta Hal Ini ke Timnas U-19 Indonesia

Selain dua pasien meninggal, kata dia, ada tambahan enam orang kasus baru dan 16 orang dinyatakan sembuh.

Dian menyebutkan, angka pasien sembuh ini merupakan yang pertama kalinya, sebab jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan kasus baru. 

"Sebenarnya penambahan pasien sembuh ini yang sangat diharapkan. Artinya jauh di atas dari kasus baru yang dilaporkan. Semoga akan terus terjadi kedepannya," harap Kadis Kominfo Tabanan ini.(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved