Tips Menjaga Kesehatan Mata Selama Pandemi Covid-19
Sebab mata memiliki salah satu reseptor yang bisa menyebabkan virus menempel dan masuk ke dalam tubuh kita.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mata adalah salah satu organ yang dapat menjadi jalur masuknya virus corona di masa pandemi Covid-19.
Sebab mata memiliki salah satu reseptor yang bisa menyebabkan virus menempel dan masuk ke dalam tubuh kita.
Seperti gambaran dari pasien yang terinfeksi dari virus, kurang lebih hampir sama seperti pasien yang mengalami mata merah biasa.
Dokter Spesialis Mata RSUP Sanglah, dr. I Gusti Ayu Made Juliari, Sp.M (K) menjelaskan agar tidak terinfeksi virus covid-19 melalui mata, yang pertama dilakukan adalah jangan memegang mata.
• Penegakan Protokol Kesehatan di Buleleng Akan Diintensifkan Hingga ke Desa-desa
• Permudah Akses Energi ke Pelosok Bali, Pertashop Hadir Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa
• Bupati Suwirta Akan Kembangkan budidaya Ikan Kerapu, Kepiting, dan Udang di Ceningan
"Selama ini kalau kita mamakai masker itu mungkin kita sudah tidak memegang area hidung dan mulut.
Tetapi kita sering kali lupa dan tidak sengaja memegang mata apalagi sampai mengucek mata.
Ketika tangan kita tidak bersih, itu akan menjadi tempat masuknya virus ke area mata," jelasnya dalam youtube PKRS Sanglah yang diakses pada Kamis (17/9/2020).
Seseorang juga harus tahu kapan melakukan pemeriksaan ke dokter mata apabila menemui gejala mata merah, mata mendadak buram, atau nyeri yang hebat, dan jangan ditunda lagi.
Juga jangan membeli obat-obatan tanpa rekomendasi dari orang yang tidak mengetahui kesehatan mata.
"Untuk mencegah agar mata tidak terinfeksi virus di era pandemi covid-19 adalah dengan menggunakan pelindung mata. Bisa menggunakan kacamata goggle atau face shield," tambahnya.
Di era new normal saat ini, banyak masyarakat yang aktif mengikuti kegiatan secara online baik melalui komputer atau gadget dan media lainnya.
Hal tersebut sering menimbulkan rasa lelah pada mata.
dr. I Gusti Ayu Made Juliari, Sp.M (K) mengingatkan dengan role 20, setiap 20 menit untuk istirahat mata selama 20 detik dan memandang jauh 20 feet atau 6 meter sehingga mata berkesempatan untuk beristirahat.
Selain itu juga sebisa mungkin tidak memegang mata dan mengucek mata.
• Update Covid-19 Bali, 17 September: Kasus Positif Bertambah 63 Orang, 92 Pasien Sembuh & 6 Meninggal
• BREAKING NEWS: Bupati Eka Tutup Sejumlah Fasilitas Umum di Tabanan Akibat Kasus Covid-19 Meningkat
• Terima 3 Kilogram Paket Ganja, Beni Diganjar 15 Tahun Penjara
Namun, jika merasa tidak nyaman dengan mata dan ingin menyentuh sebaiknya tangan bersih dengan mencuci tangan dengan air mengalir. (*)