Breaking News:

Corona di Bali

Penegakan Protokol Kesehatan di Buleleng Akan Diintensifkan Hingga ke Desa-desa

Ini dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya mencegah meningkatnya penularan virus corona di Buleleng

ISTIMEWA
Petugas Gabungan saat melalukan operasi Pergub (Peraturan Gubernur) Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 41 tentang penegakan protokol kesehatan 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Operasi penegakan Pergub (Peraturan Gubernur) Bali Nomor 46 Tahun 2020, dan Perbup Nomor 41 akan lebih diitensifkan hingga ke desa-desa.

Ini dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya mencegah meningkatnya penularan virus corona di Buleleng.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat memimpin apel konsolidasi Tim Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Kabupaten Buleleng, di Lapangan Mapolres Buleleng, Kamis (17/9/2020).

Pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini menyebut, selama ini operasi gabungan yang dilakukan untuk menegakan Perbup 46 dan Perbup 41 hanya di permukaan saja, alias di wilayah perkotaan.

Permudah Akses Energi ke Pelosok Bali, Pertashop Hadir Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

Bupati Suwirta Akan Kembangkan budidaya Ikan Kerapu, Kepiting, dan Udang di Ceningan

Update Covid-19 Bali, 17 September: Kasus Positif Bertambah 63 Orang, 92 Pasien Sembuh & 6 Meninggal

Sementara di desa-desa dinilai belum signifikan, sehingga dikhawatirkan penularan virus terjadi di tingkat desa. 

Untuk itu, Suradnyana mengimbau kepada Tim Yustisi yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP, agar lebih menggiatkan operasi gabungan di desa-desa.

Tak hanya menindak warga yang tidak menggunakan masker, namun juga menertibkan kegiatan yang melibatkan kerumuman, seperti Tajen. 

“Saya yakin jika masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, jumlah kasus terkonfirmasi bias menurun. Ini dilakukan agar pandemi ini cepat selesai,” katanya. 

Sementara Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subawa menegaskan, operasi yustisi ini dilakukan bukan untuk mencari keuntungan dari denda yang dikenakan.

 Melainkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar disiplin menerapkan protkol kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved