Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

KPU Bali Batasi Kampanye Maksimal 50 Orang, Berikut Ini Rencana Aturan Pilkada Serentak 2020

Tapi kembali lagi, harus berdasarkan kesepakatan dari tiga lembaga tadi. Kalau pusat menyatakan tunda, ya kami di daerah akan menunda. Injak rem.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Kambali
Tribun Bali/Ragil Armando
KPU Bali melaksanakan Rapat Koordinasi Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Kantor KPU Bali, Selasa (2/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  Pemerintah pusat akhirnya memutuskan untuk tetap melaksanakan tahapan Pilkada di 270 daerah, termasuk di enam kabupaten/kota se-Bali.

Ini dilakukan meski pandemi Covid-19 masih belum berakhir.

Komisioner KPU Bali, Gede John Darmawan memastikan, pihaknya akan semakin memperketat dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) saat pelaksanaan berbagai tahapan Pilkada.

Hal ini dilaksanakan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

“Kita perketat protokol kesehatan bagi pasangan calon dan tim,” ujar dia, Senin (21/9/2020).

Bahkan, pihaknya memastikan bahwa Pilkada nanti justru tidak akan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Istana Putuskan Pilkada Serentak Tak Ditunda, KPU Bali Pastikan Tak Ada Klaster Pilkada

Tahapan Pilkada 2020 Masih Berjalan, KPU Tabanan Tunggu Juknis KPU RI

Menurut mantan Ketua KPU Denpasar ini, hal tersebut bisa terjadi dengan catatan semua pihak yang terlibat Pilkada tetap disiplin menjaga protokol kesehatan.

“Optimis jika semua pihak disiplin. Penyelenggara, peserta, pemilih," ucapnya. 

Dia kembali menegaskan, usulan penundaan pilkada itu sah-sah saja dan wajar dimunculkan.

Terlebih, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang kemudian diundangkan ke dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2020 memberikan ruang untuk usulan semacam itu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved