Tips Sehat untuk Anda
Benarkah Bersepeda Terlalu Lama Sebabkan Disfungsi Ereksi?
Lalu apakah benar bersepeda dalam waktu lama bisa sebabkan disfungsi ereksi?
Penulis: Noviana Windri | Editor: Irma Budiarti
Jenis kertas dan tinta termal yang digunakan pada sebagian besar kuitansi supermarket mengandung kadar bisphenol A (BPA) tingkat tinggi.
Senyawa kimia ini mengakibatkan peningkatan produksi hormon estrogen.
Studi dari Kaiser Permanente menyatakan bahwa tingginya estrogen pada pria mengakibatkan beberapa perubahan hormonal yang membahayakan kualitas ereksi.
Kuitansi ATM, tag bagasi bandara dan tiket lotere semuanya tercetak dalam kertas yang mengandung BPA tinggi.
Selain itu, plastik dan makanan kaleng juga merupakan sumber BPA yang umum dijumpai.
2. Makanan manis
Mengkonsumsi gula, baik dalam sepotong kue atau sekaleng soda, menyebabkan kenaikan kadar glukosa darah Anda, yang merangsang pelepasan hormon insulin.
Penelitian dari Irlandia dan Amerika mengungkapkan, peningkatan insulin menurunkan produksi testeron dan hal ini akan mempengaruhi kualitas ereksi.
Hubungan antara gula, insulin, dan testosteron ini juga menjelaskan mengapa di pagi hari para pria cenderung mengalami ereksi setelah semalaman tidak manyantap makanan.
3. Kurang tidur
Studi dari University of Chicago menemukan bahwa tidur 5 jam sehari atau kurang dari itu mengakibatkan turunnya produksi testeron hingga 10 persen.
Tidur adalah hal penting bagi produksi testeron.
Penelitian tersebut juga mengungkap fakta bahwa mereka yang tidur kurang dari 8 jam dalam sehari, lebih cenderung mengalami ereksi yang tidak maksimal.
4. Tidur bersama bayi
Studi dari Notre Dame dan Northwestern University mengatakan, tidur di dekat bayi dapat menurunkan produksi testeron sebanyak 7 persen bahkan lebih.
• Termasuk Disfungsi Ereksi, Berikut 3 Gejala Diabetes yang Sering Dialami Pria
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-olahraga-bersepeda.jpg)