Breaking News:

Restorasi Terumbu Karang di Pantai Pandawa, Warga yang Bantu Pengerjaan Dapat Rp 110 Ribu Per Hari

“Dalam program ini sebanyak 1.202 masyarakat Desa Adat Kutuh bisa bekerja dan ada tambahan penghasilan selama 45 hari. Kedua, dengan penanaman terumbu

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana cara penanaman koral dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional Restorasi Terumbu Karang di Pantai Pandawa, Jumat (30/10/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dipilihnya Pantai Pandawa sebagai salah satu wilayah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional Restorasi Terumbu Karang atau Indonesia Coral Reef Garden (ICRG), Bendesa Adat Kutuh, I Nyoman Mesir mengaku merasa beruntung.

“Dalam program ini sebanyak 1.202 masyarakat Desa Adat Kutuh bisa bekerja dan ada tambahan penghasilan selama 45 hari. Kedua, dengan penanaman terumbu karang ini di Pantai Pandawa yang sebelumnya diidam-idamkan yaitu taman laut itu akan dapat terwujud,” ungkap Nyoman Mesir, Jumat (30/10/2020) usai hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Restorasi Terumbu Karang di Pantai Pandawa.

Baca juga: 12 Hari Setelah Akad Nikah, Nasib Pilu Datang, Suami Tewas Karena Kecelakaan

Baca juga: Pelapor AWK Bawa Alat Bukti Rekaman Video, Ini yang Dilaporkan

Baca juga: Jika Upah Minimum 2021 Tak Naik, Buruh Ancam Kembali Mogok Nasional

Ia menambahkan setelah itu baru pihaknya akan mengarah ke budidaya koral untuk dijual dan diekspor ke luar negeri.

Karena yang koral dikerjakan dalam program padat karya tidak boleh dijual, tetapi kita akan lakukan penanaman koral secara swadaya untuk budidaya, baru akan kita jual dan syukur-syukur bisa diekspor.

Baca juga: Fakta Pria Bawa Jenazah Ibunya yang Hanya Terbungkus Kain dengan Motor

Baca juga: Kisah Hubungan Terlarang Ayah dan Anak Tiri Terbongkar Sang Istri, Terkejut Baca Pesan di WA Ini

Baca juga: Pengumuman CPNS 2019, 64 Kementerian/Lembaga Pusat, Cek Hasilnya di Sini

“Itu tahap berikutnya (budidaya koral) kita coba dulu kerjakan yang padat karya. Di sini kawasan yang akan direstorasi koral seluas 7 hektare di sisi barat Pantai Pandawa. Dan itu nanti akan jadi wisata snorkling di sini,” imbuh Nyoman Mesir.

Per hari mereka yang melakukan pengerjaan program padat karya ini mendapatkan kompensasi per hari Rp 110 ribu selama 45 hari kerja dan pencairan melalui BPD Bali.

Baca juga: Pengumuman CPNS 2019, 64 Kementerian/Lembaga Pusat, Cek Hasilnya di Sini

Baca juga: Kisah Tak Menyenangkan Dialami Daus Mini, Dihina dengan Ucapan Menyakitkan Ini Hingga Berniat Lapor

Dengan kompensasi per hari kurang lebih Rp 110 ribu itu menurutnya sangat membantu ekonomi warga masyarakat Desa Kutuh di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Itu membantu masyarakat di sini selama 45 hari kerja untuk pendapatan tambahan mereka,” ungkapnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved