Breaking News:

Tiba di Bali, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Disambut Tradisi Tepung Tawar

Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menginjakkan kakinya di Pulau Bali untuk menjalankan tugas barunya sebagai Pangdam IX/Udayana

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pendam IX/Udayana
Rangkaian acara penyambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak di Bali, pada Jumat (27/11/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menginjakkan kakinya di Pulau Bali untuk menjalankan tugas barunya sebagai Pangdam IX/Udayana setelah menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden RI (Danpaspampres), pada Jumat (27/11/2020).

Pangdam IX/Udayana disambut langsung di Base Ops Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai oleh para Pejabat Kodam IX/Udayana, Danlanud I Gusti Ngurah Rai serta Danlanal Denpasar.

Baca juga: Fadli Zon Bakal Jabat Menteri KKP?

Baca juga: Hari Disabilitas Internasional, PJS Bupati Badung: Momentum Selesaikan Persoalan Para Penyandang

Baca juga: Pembangunan Bandar Udara Bali Utara Masuk Daftar Proyek Strategis Nasional

Setibanya di Base Ops Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pria yang pernah menyabet penghargaan Komandan Korem terbaik itu disambut dengan Tradisi Tepung Tawar. 

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., mengatakan, tradisi ini mengandung makna sebagai penolak segala rintangan dan bala bencana, serta menyucikan secara lahir bathin bagi pejabat baru. 

Baca juga: Diperiksa Kejari, Disdikpora Badung Akui Sudah Dipanggil Terkait Pengadaan Seragam Gratis

Baca juga: Hibur Masyarakat, Denbondres Tampil Live Streaming di Denpasar Festival Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Duka Maradona Satukan Rivalitas Fans River Plate dan Boca Juniors, Berpelukan dalam Isak Tangis

"Mayjen TNI Maruli Simanjuntak selaku Pangdam IX/Udayana dalam mengemban tugas agar selalu terhindar dari segala rintangan, gangguan, mara bahaya, dan juga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya di sela-sela acara tradisi Kodam IX/Udayana dalam menyambut Pangdam IX/Udayana yang baru.

Rangkaian acara penyambutan berlanjut di Makodam IX/Udayana, Pangdam yang didampingi Ny. Uli Simanjuntak sekaligus Ketua Persit KCK PD IX/Udayana disambut dengan Tari Hanoman untuk menuju ke tempat acara tradisi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana.

Baca juga: Penentuan 4 Posisi Kadis, Suwirta Masih Enggan Sebutkan Pilihannya

Baca juga: Diperiksa Kejari, Disdikpora Badung Akui Sudah Dipanggil Terkait Pengadaan Seragam Gratis

Baca juga: Masuki Musim Penghujan, Sebanyak 64.77 Meter Kubik Sampah Dibawa Arus Air Hujan di Denpasar

Mereka berjalan melewati pasukan tradisional Provinsi Bali, NTB dan NTT sebagai tanda bahwa wilayah tugas Kodam IX/Udayana membawahi tiga provinsi, yaitu Provinsi Bali, NTB dan NTT.

Seusai acara tradisi, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memberikan pengarahan perdananya kepada para Pejabat Kodam IX/Udayana.

Pidato diawali dengan menceritakan pengalaman saat bertugas di Paspampres yaitu baik dalam mengikuti kegiatan Presiden RI maupun Wapres RI.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, AAUI Cabang Denpasar Siapkan Puluhan Wastafel Portabel 

Baca juga: Beraksi di 20 TKP, Kawanan Maling Spesialis Baterai Tower dan Modul di Denpasar Diringkus Polisi

Baca juga: Eks Bali United Sukarja Kembali Rasakan Laga Away, Perkuat Mitra Devata di Solo

"Mari kita bersama-sama mengamankan semua program-program pemerintah supaya bisa berjalan dengan baik dan jangan ada kata-kata yang keluar dari kita terkesan menentang NKRI," ucap Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Ia mengajak segenap prajurit TNI mendukung pembangunan-pembangunan di wilayah, menjaga nama NKRI serta tidak pernah membiarkan keluarnya ide-ide negatif terhadap NKRI

"Dengan cara aparat teritorial melakukan pendekatan dengan baik maupun melaksanakan tugas dengan baik serta terkait isu-isu yang berkembang para pimpinan diharapkan bisa menjelaskan ke anggotanya dengan memberikan informasi yang baik dan benar atas isu tersebut," paparnya 

Di akhir pidato, Pangdam mengajak para hadirin untuk bersama-sama membesarkan Kodam IX/Udayana.

"Semua orang pasti punya peran dan kita itu adalah suatu organisasi yang benar-benar mempunyai kemampuan terutama adalah menjaga NKRI. Selanjutnya jangan terbiasa dengan namanya rutinitas, untuk itu lakukan evaluasi dan terkait anggaran dilaksanakan secara terbuka dan transparan," pungkas Pangdam. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved