Bencana di Bali

Kecamatan Karangasem dan Kubu Masuk Daerah Rawan Banjir Bandang, Warga Diimbau Selalu Waspada

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, 2 Kecamatan masuk rawan banjir bandang karena memiliki aliran sungai yang bersumber

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kalak BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kecamatan Karangasem serta Kubu jadi daerah yang berpotensi mengalami banjir bandang saat musim hujan.

Mengingat 2 Kecamatan ini rutin dilanda banjir bandang. Seperti di Desa Tianyar Tengah,  Tulamben, Tianyar Barar, Baturinggit, dan Seraya Tengah, Seraya Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, 2 Kecamatan masuk rawan banjir bandang karena memiliki aliran sungai yang bersumber dari gunung serta pegunungan.

Seperti Jalan Amlapura ke Singaraja  tepatnya di Tulamben, luapan airnya dari hulu Gunung.

Baca juga: Warga Denpasar Diwajibkan Pilah Sampah, 6 Desa Dipilih Sebagai Percontohan Olah Sampah Jadi Kompos

Baca juga: Ketut Suarsa Ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Perbekel Desa Tajun Buleleng

Baca juga: Pelaku Tindak Asusila di Pupuan Tabanan Berhasil Dibekuk Polisi, Empat Perempuan Jadi Korbannya

"Kalau sudah musim hujan aliran air dari hulu langsung ke jalan raya nutup badan jalan. Biasanya akses jalan tutup sementara, hingga banjir bandang mereda,"jelas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, Rabu (2/12/2020).

Mantan Kabid Pemadam Kabakaran Karangasem menjelaskan, untuk di Tianyar banjir  bandang bisa memasuki permukiman dan menutup jalan.

Kejadian ini rutin terjadi tiap musim  hujan. Sedangkan  di Seraya Tengah dan Seraya Timur, banjir bandang hanya menutupi  akses jalan utama.

"Kalau sudah banjir bandang, material dari atas terbawa arus ke bawah.  Seperti kayu, pasir, serta bebatuan. Dulu banjir bandang di Tianyar sampai merusak rumah warga, & fasilitas umum yang ada di sekitar," imbuhnya.

Untuk di Kota Amlapura, luapan air hujan terjadi saat drainase jalan tidak berfungsi maksimal.

Seperti di Jalan Raya Ngurah Rai, dan Jalan Lettu Kelurahan / Kecamatan Karangasem.

 Luapan air hujan sering terjadi sekitar Jalan Nenas, Kelurahan Subagan hingga jalan ke Bungaya Kangin, Bebandem.

"Makanya kita imbau masyarakat yang tinggal sekitar daerah rawan banjir bandang untuk  tetap waspada.

Bila perlu pindah sementara ke rumah  keluarganya saat hujan.

 Pengendara yang melintasi jalan yang dilalui bandang harus tetap hati - hati," imbau IB Arimbawa, pejabat asal Singaraja.

Baca juga: Libur Pengganti Idul Fitri Hanya Satu Hari pada 31 Desember 2020, Begini Kata Menko PMK

Baca juga: Raffi Ahmad Sesumbar Lebih Kaya dari Baim Wong & Irwansyah, Nagita Slavina Langsung Bereaksi Begini

Baca juga: Ali Kalora Kerap Menyamar Jadi Warga Lokal, Ini Jejak Pemimpin MIT yang Diduga Terlibat Teror Sigi

Arimbawa juga mengimbau agar masyarakat yang bermukim & braktivitas sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar waspada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved