Pilkada Serentak

Partisipasi Masyarakat pada Pilkada di Kecamatan Baturiti Terendah, Golput di Tabanan Capai 18,95 %

Tingkat partisipasi pemilihan di Kabupaten Tabanan pada Pilkada Tabanan 2020 ini mencapai 81,05 persen atau dengan jumlah 294.065 dari jumlah DPT

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa (kanan) saat pendistribusian logisitik di GOR Debes, Selasa (8/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tingkat partisipasi pemilihan di Kabupaten Tabanan pada Pilkada Tabanan 2020 ini mencapai 81,05 persen atau dengan jumlah 294.065 dari jumlah DPT sebanyak 362.813.

Dari jumlah tersebut, Kecamatan Baturiti tercatat memiliki partisipasi pemilih paling rendah.

Kemudian untuk angka golput di Pilkada Tabanan sebanyak 18,95 persen.

Jumlah ini masih bersifat sementara karena harus menunggu hasil pleno.

Baca juga: Produksi Padi di Badung Mengalami Surplus 22.502 Ton

Baca juga: Warga Kurang Mampu Lakukan Panen Perdana Sayur Hidroponik Bantuan Pemkab Klungkung

Baca juga: ASN yang Berpolitik Praktis di Badung Dikenai Sanksi Penundaan Kenaikan Gaji Berkala Selama 1 Tahun

Menurut data yang diperoleh, partisipasi pemilih paling tinggi adalah di Kecamatan Selemadeg Timur sebesar 88,58 persen dan paling rendah adalah partisipasi di Kecamatan Baturiti dengan persentase 72,42 persen.

"Data sementara dari hasil input data di seluruh TPS, ringkat partisipasi 81,05 persen.

Tapi jumlah ini justru melebih dari partisipasi Pilkada sebelumnya yang hanya 77,6 persen meskipun target untuk tahun ini 85 persen.

Sekali lagi ini baru angka sementara, mudah-mudahan data tidak ada yang salah kutip, nanti resminya di pleno kecamatan akan kelihatan," kata Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, Kamis (10/12/2020).

Weda Subawa melanjutkan, banyak faktor yang menyebabkan target partisipasi pada Pilkada 2020 ini tak tercapai.

Meskipun sebenarnya harus dilakukan survei dan penelitian agar memperoleh bukti autentik.

Namun, secara umum faktor penyebabnya karena ada keluarga yang terpapar Covid-19, kemudian berkaitan dengan figur juga.

"Mungkin kalau tidak pandemi ini bisa lebih tinggi. Namun karena situasi seperti ini, raihan 81,05 persen ini sudah ngat luar biasa," katanya.

Disinggung mengenai raihan partisipasi, Weda Subawa menyatakan untuk angka Golput sementara waktu di angka 18,95 persen tersebut.

Dan ia meminta agar tetap menunggu hasil pleno Kabupaten.

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata Termin II Sudah Masuk Kasda Tabanan, 19 Akomodasi Terima Ratusan Ribu Rupiah

Baca juga: Tanaman Porang Diekspor hingga ke Jepang, Petani di Tabanan Diharapkan Manfaatkan Lahan Tidur

Baca juga: Bocah Asal Buleleng Meninggal Akibat DBD, Demam 4 Hari, Dibawa ke RS Saat Kondisinya Sudah Lemah

Untuk diketahui, saat proses tahapan Pilkada Tabanan sedang mempersiapkan si-rekap di tingkat kecamatan yang langsung dicek KPU.

Kemudian, mulai tanggal 11-13 Desember akan dilakukan proses pleno kecamatan dan dilanjutkan pleno di Kabupaten yang rencananya dilaksanakan KPU Tabanan tanggal 16 Desember 2020 mendatang.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved