Breaking News:

Tim Hukum Jerinx Kirim Memori Banding, Gendo Sebut Hakim Memang Berniat Menghukum

Tim penasihat hukum Jerinx mengirimkan memori banding setebal 72 halaman ke Pengadilan Negeri Denpasar

Penulis: Putu Candra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Putu Candra
Tim penasihat hukum Jerinx saat mengirimkan memori banding ke PN Denpasar, Denpasar, Bali, Jumat (11/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengirimkan memori banding, Senin (7/12/2020) lalu.

Giliran tim penasihat hukum I Gede Ary Astina alias Jerinx (JRX) mengirimkan memori banding ke Pengadilan.

Memori banding setebal 72 halaman dikirimkan langsung oleh tim hukum yang diketuai I Wayan "Gendo" Suardana ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (11/12/2020). 

"Hari ini kami tim penasihat hukum Jerinx menyerahkan memori banding.

Memori banding setebal 72 halaman dan kemudian kami lengkapi dengan verbatim atau catatan notulensi persidangan berdasarkan rekaman persidangan," jelas Gendo. 

Baca juga: Jaksa Anggap Vonis Jerinx Belum Adil, Gendo Tantang JPU Uji Publik Kasus IDI Kacung WHO

Baca juga: Terkait Perkara Jerinx, Tim Jaksa Telah Kirimkan Memori Banding

Dimasukkannya verbatim untuk melengkapi memori banding, karena menurut Gendo, dalam putusan majelis hakim tingkat pertama (hakim PN Denpasar) ada banyak keterangan-keterangan ahli, saksi yang tidak dimasukkan dalam putusan.

Justru hakim mengadopsi atau memasukkan pertimbangan hanya untuk memberatkan terdakwa. 

"Hal-hal yang meringankan dibuang. Di catatan-catatan itu akhirnya kami lampirkan verbatim, notulensi persidangan, karena di berita acara sidang putusan beberapa keterangan penting tidak dimasukkan," tuturnya. 

Pihaknya menyontohkan, misalnya antara hubungan konseptual IDI dan WHO yang bisa dimaknai IDI adalah kacung WHO. 

"Dalam konteks IDI cq anggota IDI menjalankan rekomendasi WHO untuk prosedur wajib rapid test yang kemudian dalam prakteknya bertentangan dengan kode etik dokter Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved