Breaking News:

Swela Nekat Curi Emas Orangtua Pacarnya, Mengaku untuk Biaya Pengobatan hingga Pengabenan Sang Ayah

Berdalih tidak memiliki biaya untuk pengobatan sang ayah, Dewa Made Swela (35) nekat mencuri sejumlah perhiasan milik orangtua pacarnya

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan tersangka Dewa Made Swela (35), Selasa (15/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Berdalih tidak memiliki biaya untuk pengobatan sang ayah, Dewa Made Swela (35) nekat mencuri sejumlah perhiasan milik orangtua pacarnya.

Pria asal Banjar Dinas Dangin Margi, Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng ini pun terancam dipenjara lima tahun lamanya.

Kapolsek Banjar, AKP Made Agus Dwi Wirawan ditemui Selasa (15/12/2020) mengatakan, aksi pencurian ini dilakukan oleh tersangka Swela sebanyak empat kali, terhitung sejak Oktober hingga 8 Desember 2020.

Dimana, perhiasan yang ia curi berupa enam buah cincin emas, satu kalung rantai emas, satu buah gelang emas, tiga pasang anting-anting emas,  milik orangtua pacarnya, Nyoman Merta (66), asal Banjar Dinas Sekar, Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng.

Baca juga: Surat Edaran Larangan Perayaan Tahun Baru di Bali Keluar, Badung Pastikan Tidak Ada Pesta

Baca juga: Tindaklanjuti SE Gubernur Bali, Pemkab Badung Pastikan Tak Ada Perayaan Pesta Tahun Baru

Baca juga: Terkait SE Gubernur Bali, Satpol PP Tabanan Akan Panggil Pemilik Kafe & Karaoke agar Tak Gelar Party

"Jadi perhiasan ini awalnya diletakkan oleh korban dibawah kasurnya. Lokasi penyimpanan perhiasan ini rupanya diketahui oleh pelaku.

Karena pelaku berpacaran dengan anak korban, dia pun bisa leluasa bisa masuk ke dalam kamar orangtua pacarnya.

Agar tindakan pencuriannya ini tidak diketahui, pelaku menukarkan perhiasan emas itu dengan perhiasan imitasi. Perhiasan itu juga diambil sedikit-demi sedikit," ucap AKP Dwi Ariawan.

Hasil curiannya ini kemudian digadaikan oleh tersangka Swela di sejumlah unit pegadaian di Buleleng.

Dimana, total keuntungan yang berhasil ia dapatkan sebesar Rp 64 juta lebih.

Aksi pencurian ini akhirnya baru disadari oleh korban pada Sabtu (12/12/2020), lalu dilaporkan ke Mapolsek Banjar dengan nomor laporan LP/13/XII/2020/BALI/RES BLL/SEK BJR.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved