Breaking News:

Bos BPR Legian Diputus Bebas Perkara Perbankan, Titian Mengucap Syukur

Dengan mata berkaca-kaca, Titian Wilaras (55) mengucap syukur dan menyampaikan rasa terima kasihnya seusai diputus bebas oleh majelis hakim Pengadilan

Tribun Bali/Putu Candra
Titian Wilaras berdiri saat mendengarkan majelis hakim membacakan amar putusan di PN Denpasar, Kamis (17/12). Bos BPR Lestari ini diputus bebas terkait perkara tindak pidana perbankan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dengan mata berkaca-kaca, Titian Wilaras (55) mengucap syukur dan menyampaikan rasa terima kasihnya seusai diputus bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Dalam persidangan yang digelar secara tatap muka atau offline, bos BPR Legian dinyatakan tidak bersalah dalam perkara tindak pidana Perbankan.

Titian yang berstatus tahanan kota ini diduga menggunakan dana milik PT. BPR Legian untuk kepentingan pribadinya, dengan transaksi sekitar Rp 23,1 miliar.

Baca juga: Mulai Hari Ini RSUD Buleleng Buka Pelayanan Swab Test Mandiri

Baca juga: Kecelakaan di Ubung Denpasar, Dua Orang Jadi Korban

Baca juga: Kampung Tanah Tinggi Dicap sebagai Zona Hitam, Bukan karena Covid-19, Tapi karena ini

"Saya sangat bersyukur dan saya mau bilang terima kasih atas segalanya. Lega rasanya, setelah setahun," ucapnya dengan nada terbata-bata ditemui seusai menjalani sidang. 

Ditanya harapan ke depannya setelah diputus bebas, Titian yang didampingi tim penasihat hukumnya akan fokus membuat kegiatan sosial.

"Tidak ada berharap apa-apa. Saya cuma mau buat kegiatan bansos ke masyarakat, apalagi Covid-19 saat ini," tuturnya. 

Baca juga: Ini Target Bali United di AFC 2021, Yabes Tanuri: Pemain Harus Berjuang

Baca juga: Badung Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020

Baca juga: Presiden Donald Trump Diusir Tetangganya di Mar-a-Lago, Palm Beach

Pun ditanya mengenai barang bukti yang disita seperti mobil mewah dan lainnya, pihaknya belum bisa memikirkan.

"Tidak tahu, nanti saya pikirkan. Terima kasih semuanya," katanya singkat kemudian bergegas pergi. 

Sementara itu dalam persidangan, majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan, bahwa terdakwa Titian tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Perbankan.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 50 A UU RI No.7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.10 tahun 1998 tentang Perubahan atas UU RI No.7 tahun 1992 tentang Perbankan. 

Baca juga: Perempuan 27 Tahun Ini Nekat Simpan Sabu-sabu di Alat Vitalnya, Diselundupkan dari Jakarta

Baca juga: Update Covid-19 di Denpasar, 17 Desember: Pasien Sembuh Bertambah 26 Orang, Kasus Positif 48 Orang

Baca juga: Buronan Teroris Bom Bali I Dibawa ke Jakarta, Ini Rekam Jejak Petinggi Kelompok Teroris JI

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved