Breaking News:

Libur Nataru 2020, Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Diperkirakan Turun 80 Persen

Tahun lalu total 1,7 juta penumpang terlayani selama pelaksanaan posko, tahun ini diproyeksikan hanya sekitar 350 ribu. Turun 80 persen,” papar Herry.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kedatangan wisatawan domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Selasa (15/12/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Mengantisipasi lonjakan lalu lintas udara pada periode libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menyiagakan Posko Monitoring Nataru. 

Melalui apel yang digelar di area publik Terminal Kedatangan Domestik, pada Kamis (17/12/2020), posko monitoring tersebut resmi dioperasikan untuk mengawal pergerakan penumpang dan pesawat udara selama periode libur akhir tahun ini.

Baca juga: Dampak Persyaratan Terbaru Masuk Bali, Wisatawan Cancel Boking Hotel Lewat Aplikasi

Baca juga: Kasus Laka di By Pass Ngurah Rai, Pengemudi Pelajar Selamat Setelah Tabrak Pohon dan Mobil Terbakar

Baca juga: Libur Nataru di Badung, Terapkan Protokol Kesehatan dan Pembatasan Orang yang Datang

“Posko monitoring ini akan beroperasi selama 24 hari, yaitu dari tanggal 18 Desember 2020, atau satu pekan sebelum Hari Raya Natal 2020, hingga tanggal 10 Januari 2021,” terang General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado.

“Di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini, kami rasa keberadaan posko monitoring ini akan semakin penting, mengingat potensi lonjakan arus penumpang pesawat udara yang akan keluar masuk Bali dalam musim liburan akhir tahun ini. Kami mengantisipasinya dengan menyiagakan posko monitoring ini,” lanjut Herry.

Baca juga: Bahar bin Smith Rela Gantikan Rizieq Shihab di Penjara, Sebut Demi Sang Guru

Baca juga: Seolah Menantang Maut, YouTuber Ini Ajak Duel Conor McGregor, Siap Bayar Rp 710 Miliar

Baca juga: Harga Cabai Besar dan Tomat Tembus Angka Rp. 1.500 Per Biji

Dalam operasional posko monitoring tersebut, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola pintu gerbang udara Bali telah menyiagakan sebanyak total 1.677 personel untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa bandar udara selama periode libur akhir tahun ini.

Selain menyiagakan personel, kapasitas terminal bandar udara pun turut ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang.

“Selama situasi pandemi, kapasitas terminal yang kami fungsikan adalah sebesar 50 persen dari kapasitas optimal terminal. Selama operasional posko ini, kapasitas kami tingkatkan. Terutama untuk terminal domestik, dari sebelumnya yang difungsikan untuk melayani 18 penerbangan setiap jamnya, kini menjadi 26 penerbangan per jam. 14 penerbangan kedatangan, dan 12 keberangkatan,” ujar Herry.

Peningkatan kapasitas terminal ini ditujukan pula untuk melayani penerbangan ekstra (extra flight) yang diajukan oleh maskapai penerbangan.

“Hingga saat ini kami sudah menerima kurang lebih total 434 pengajuan extra flight, yang diperkirakan akan mengangkut sebanyak 55 ribu penumpang. Rinciannya, 124 flight dari Air Asia, dan 310 dari Citilink. Cukup banyak. Di Posko Nataru tahun lalu, ada 367 pengajuan. Di tahun ini berarti naik 18 persen,” urainya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved