Epidemiolog: Virus Nipah Berpotensi Jadi Pandemi, Jauh Lebih Besar dari Covid-19
Seorang epidemiolog mengungkapkan tentang ancaman virus Nipah yang berpotensi menjadi pandemi dan menyebabkan banyak kematian
Ia menjelaskan, di dunia ada sekiranya 1,6 juta jenis virus dimana sekitar 800 ribu virus menyebabkan infeksi.
Namun, manusia hanya baru mengetahui atau meneliti 1 persen virus di dunia, salah satunya ancaman virus Nipah.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa perilaku kehidupan normal baru (new normal) di masyarakat harus dilakukan untuk mencegah bermacam wabah.
Pemerintah juga diimbau mempersiapkan sarana prasarana kesehatan yang memadai.
• Waspada, Virus Nipah Jadi Ancaman Baru yang Mematikan
Sebagai antisipasi atau mencegah ancaman virus yang dapat menjadi pandemi lainnya.
"Virus Nipah ini salah satu penyakit yang paling ditakuti, karena kombinasi masa inkubasi yang lama dan angka kematian yang tinggi.
Bahkan dapat menyebabkan setengah penduduk wilayah habis jika ini tidak dicegah dari awal," ujarnya.
(Tribunnews/Larasati Dyah Utami)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Epidemiolog Sebut Virus Nipah Berpotensi jadi Pandemi, Angka Kematian Capai 40-75 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/virus-nipah-yang-ditemukan-pada-paru-paru-babi-di-malaysia.jpg)