Breaking News:

Berita Tabanan

PUDDS Tabanan Jangan Hanya Minta Modal, Tak Berkembamg Setahun, Direksi Harus Mundur

Jajaran DPRD Tabanan mendukung proses seleksi Direksi dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika yang mulai digelar Selasa 16 Maret 202

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Jajaran DPRD Tabanan mendukung proses seleksi Direksi dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika yang mulai digelar Selasa 16 Maret 2021 kemarin.

Hanya saja, ada catatan penting yang harus dilaksanakan direksi baru berkerja profesional dan jajaran direksi siap mundur jika tak menunjukan perkembangan pada tahun pertama pengelolaan. 

Ketua Fraksi Golkar Tabanan, I Made Asta Dharma menyatakan, secara umum pihaknya merestui dengan adanya proses seleksi Calon Direksi dan Dewan Pengawas PUDDS yang baru.

Hanya saja, prosesnya harus sangat ketat sehingga menghasilkan direksi yang mengembangkan perusda yang selama ini tak pernah untung tersebut.

Salah satu kriteria yang harus dipenuhi direksi adalah profesional di bidang usaha atau dilihat dari track record dari calon tersebut sebelumnya.

“Oke ada seleksi, itu dilanjutkan. Tapi ada catatannya dari kami bagaimana mereka (Direksinya) nanti harus profesional. Kalau tidak mampu di tahun pertama, siap mundur. Kemudian bidang usahanya disesuaikan dengan kondisi sumber daya alam Tabanan,” tegas Asta Dharma saat dikonfirmasi, Rabu 17 Maret 2021.

Kemudian, kata dia, untuk rencana penyertaan modal diharapkan ditunda terlebih dahulu mengingat kondisi saat ini sedang refocusing anggaran. Sehingga, pihak direksi baru nantinya bisa mengelola atau memanfaatkan penyertaan modal sebelumnya.

Selain refocusing, Asta Dharma juga mengingatkan, agar dikemudian hari jangan sampai peyertaan modal yang berulang kali dilakukan dari APBD justru "menguap" tanpa keuntungan.

"Namanya perusahaan, sekecil apapun, ya harus tetap berpikir untung," imbuhnya.

Dia juga menyinggung soal transparasi direksi sebelumnya, sebab DPRD Tabanan yang menjadi pihak yang diajak membahas APBD oleh pihak eksekutif tidak pernah mengetahui perkembangan dari perusahaan tersebut, terlebih lagi laporan keuangannya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved