Breaking News:

Corona di Bali

Bangli Nol Zona Merah, Satgas Akui Ada Pengaruh Signifikan Penerapan PPKM 

Satgas Covid-19 Bangli kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tahap IV mulai hari Rabu 23 Maret 2021.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Petugas PMI Bangli ketika melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah ruangan Setda Bangli, Bali Senin 22 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLISatgas Covid-19 Bangli kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tahap IV mulai hari Rabu 23 Maret 2021.

Pada tahap ini, PPKM dilakukan tanpa batas waktu tertentu.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa menjelaskan, sebelumnya PPKM mikro dibatasi selama dua pekan saja.

Namun berdasarkan surat edaran gubernur 7 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM di Bali, jadwal akhirnya tidak ditentukan.

Baca juga: Covid-19 di Bangli Tembus 2000 Kasus, Ada 12 Kasus Tambahan

Baca juga: Pemda Bangli Nunggak Tagihan Air di Pasar Terminal Loka Crana, Total Tagihan Sebesar Rp13 Juta Lebih

Baca juga: Update Covid-19 di Bangli Bali 19 Maret 2021, Kasus Kematian di Bangli Bertambah Satu Orang

“Secara umum materi dalam SE Gubernur ini sama dengan PPKM sebelumnya. Hanya saja di poin 16, ada penetapan bahwa edaran ini mulai berlaku sejak tanggal 23 Maret sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain perbedaan batas waktu pelaksanaan, Dirgayusa mengatakan pada PPKM kali ini jam operasional untuk layanan di tempat bagi restoran dan tempat makan diperpanjang hingga pukul 22.00 wita.

Begitupun dengan kegiatan operasional mall dan layanan publik lainnya, juga dibatasi hingga pukul 22.00 wita.

“Perbedaan dari surat edaran No. 6, jam operasional ini diperpanjang lagi 1 jam. Namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan serta pembatasan 50 persen dari kapasitas normal,” jelasnya.

Baca juga: Kinerja Bawahan Lebih Kompeten dari Pimpinan OPD, Dewan Bangli Usulkan Assessment Jabatan Pimpinan

Baca juga: Disdik Bangli Usul Pelaksanaan Ujian Semester Tatap Muka untuk SMP, Guru Diprioritaskan Dapat Vaksin

Berdasarkan tiga kali PPKM yang telah dilakukan, Dirgayusa mengakui ada penurunan kasus penularan covid-19 yang cukup signifikan, apabila dibandingkan dengan akumulasi kasus tiap bulan.

Seperti pada bulan Februari dengan total kasus mencapai 523 kasus, sedangkan pada bulan Maret per tanggal 22, tercatat sebanyak 189 kasus.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved