Breaking News:

Berita Denpasar

Ngaku Intel TNI & Tipu Korbannya Puluhan Juta Rupiah, Tukang Pijat Keliling Dituntut 3 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Andre Crystanto alias Kristian (46) dengan pidana penjara selama tiga tahun.

Tribun Bali/Putu Candra
Andre menjalani sidang secara daring dari Lapas Kerobokan. Ia dituntut 3 tahun penjara, karena melakukan penipuan dengan berpura-pura sebagai anggota TNI. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Andre Crystanto alias Kristian (46) dengan pidana penjara selama tiga tahun.

Andre yang keseharian bekerja sebagai tukang pijat kelililng dinilai bersalah telah melakukan tindak pidana penipuan.

Dalam melakukan aksinya, terdakwa kelahiran Yogyakarta, Jawa Tengah mengaku sebagai intel TNI, dan berhasil menipu dua orang korban puluhan juta rupiah.

"Dalam persidangan online di Pengadilan Negeri Denpasar, terdakwa kami tuntut pidana selama 3 tahun penjara," jelas JPU Windyaningsih, Sabtu, 27 Maret 2021.

Baca juga: Pelaku Penipuan Pengganda Uang di Badung Bali Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Perbuatan terdakwa dinyatakan terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, sebagaimana Pasal 378 KUHP Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Terhadap dakwaan yang diajukan, kata Windyaningsih, terdakwa langsung mengajukan pembelaan lisan.

"Pada intinya terdakwa minta keringanan. Terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

Dia juga mengatakan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," tutur jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar ini.

 Selanjutnya sidang putusan pun akan digelar pada sidang pekan depan.

Diungkap dalam surat dakwaan JPU, Andre yang bekerja sebagai tukang pijat keliling berhasil menipu korbannya, Made Lila dan I Wayan Adi Sugiantara puluhan juta rupiah.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved