Breaking News:

Berita Tabanan

Stok Babi Siap Potong di Tabanan Kurang, Masyarakat Diharapkan Beralih ke Daging Lain

Dinas Pertanian Tabanan mengimbau seluruh masyarakat agar beralih ke daging lain ketika tak mendapat bagian daging babi saat menyambut Hari Raya Galun

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Seorang peternak saat mengecek kandang babinya di Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis 11 Februari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Pertanian Tabanan mengimbau seluruh masyarakat agar beralih ke daging lain ketika tak mendapat bagian daging babi saat menyambut Hari Raya Galungan pekan depan.

Sebab, ketersediaan stok babi siap potong kurang dari kebutuhan.

Dari kebutuhan 3.470 ekor, di Tabanan hanya tersedia 3.333 ekor babi.

Sesuai data di Dinas Pertanian, kondisi serupa juga terjadi saat Hari Raya Galungan pada September 2020 lalu.

Saat itu, ketersediaan babi siap potong hanya 5.232 ekor dari kebutuhan 5.739 ekor.

Baca juga: Dua Babi Hitam Hilang Misterius Meninggalkan Jeroan di Tabanan, Warga Duga Disetrum Hingga Dibius

Baca juga: Diduga Dipicu dari Dupa yang Lupa Dimatikan, Satu Ruangan di Dinas Pertanian Tabanan Terbakar

Penyebab kurangnya ketersediaan babi siap potong salah satunya karena penyakit babi sebelumnya yang "melibas" bisnis peternakan babi di Tabanan bahkan Bali. 

"Untuk stok babi potong kita masih kekurangan dari kebutuhan jelang Hari Raya Galungan ini. Ada sekitar 300-an ekor kekurangan kebutuhannya," kata Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Nyoman Budana didampingi Plt Kabid Peternakan Dinas Pertanian Tabanan, Ni Nengah Pipin Windari, Selasa 6 April 2021. 

Menurut Budana, meskipun stok kebutuhan babi siap potong di Tabanan kurang, dia mengimbau kepada masyarakat untuk beralih memotong daging lainnya seperti daging ayam.

"Sebenarnya untuk keperluan upakara di Hari Raya Galungan lebih banyak ke daging ayam, hanya saja karena budaya Bali, masyarakat memotong daging babi," ungkapnya.

Baca juga: Pasca Hilangnya Dua Ekor Babi Bali di Tabanan, Polisi Ajak Masyarakat Galakkan Siskamling

Baca juga: Bupati Tabanan Launching Program Semara Ratih, Warga Tegal Mengkeb Cukup Urus Dokumen di Kantor Desa

Terlebih, saat ini harga daging babi hidup lumayan mahal hingga Rp45-50 ribu perkilogramnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved