Breaking News:

Berita Klungkung

Terjangan Angin Puting Beliung di Klungkung Bali, Atap Kanopi Warga Berterbangan

Seperti yang dialami seorang warga di Jalan Rijasa I, Gede Yudi Pradnyana (35), ia melihat sendiri atap kanopi di rumahnya terbang terbawa angin.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Atap kanopi milik Gede Yudi Pradnyana jatuh di persawahan, Kamis (8/4) setelah diterjang angin puting beliung, Rabu (7/4). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Beberapa warga di seputaran Kelurahan Semarapura Kelod, Klungkung, Kamis 8 April 2021 pagi, sudah sibuk memperbaiki atap rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi, Rabu 7 April 2021 malam.

Seperti yang dialami seorang warga di Jalan Rijasa I, Gede Yudi Pradnyana (35), ia melihat sendiri atap kanopi di rumahnya terbang terbawa angin kencang.

"Saya lihat atap kanopi saya terbang terbawa angin," ujar Gede Yudi saat ditemui di kediamannya, Kamis 8 April 2021.

Ia pun menceritakan kejadian angin kencang yang terjadi, Rabu 7 April 2021 sekira pukul 17.00 Wita tersebut.

Awalnya ia mengaku mendengar suara gemuruh, dan ia langsung keluar dari rumahnya.

Bale Gong Pura Desa Lemukih Bali Ambruk Diterjang Angin, Gede Widarta: Puting Beliung memang Musiman

Angin Puting Beliung Sebabkan Tatang Terbang 2 Meter, Selamat Karena Kayu Atap Rumah 

Namun tidak berselang lama, suara gemuruh itu diikuti dengan hembusan angin yang kencang.

Kerangka kanopinya yang terbuat dari baja ringan, langsung terbang terbawa angin.

"Saya panik melihat itu, saya langsung minta anak dan istri saya untuk tetap berada di dalam rumah," jelasnya.

Setelah terjangan angin puting beliung, listik PLN sempat padam.

Kanopi itu  terbang  dan berserakan di area persawahan, yang lokasinya sekitar 20 meter dari rumah Gede Yudi.

"Beruntung tidak ada yang terluka," ungkapnya.

Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung berjumlah sekitar 30 rumah. 

"Rumah warga rata-rata mengalami kerusakan ringan dan sedang. Dominan atapnya yang rusak," jelasnya.

Pihaknya pun saat ini masih melakukan pendataan, untuk menghitung jumlah kerugian yang diakibatkan dari bencana tersebut. (Mit)

Berita terkait peristiwa angin puting beliung di sini

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved