Breaking News:

Hari Pendidikan Nasional

Ini Makna Guru Dalam Ajaran Agama Hindu di Bali

Guru menjadi sangat penting, selain orang tua dalam mendidik anak agar menjadi berguna. Atau dalam Bahasa Bali dikenal dengan sebutan suputra

Net
Ilustrasi guru - Makna Guru Dalam Ajaran Agama Hindu di Bali 

Guru Swadyaya adalah guru sejati, guru alam semesta beserta isinya, termasuk manusia itu sendiri.

Guru ini dalam sastra Hindu, sering disebut Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa.

Umat Hindu sangat meyakini bahwa guru ini adalah guru tertinggi karena menciptakan, memelihara, dan dapat mempralina segala isi alam yang mestinya sudah dipralina.

"Bahkan beliau diberi sebutan Maha Agung, Maha Kuasa, Maha Adil dan Maha Penyayang," imbuhnya.

Sehubungan dengan itu, para umat Hindu sebagai perwujudan rasa bakti dan rasa hormat dengan selalu memuja kebesaran-Nya dengan menerapkan juga ajaran - ajaran kebenaran yang diwahyukan kepada orang- orang suci  atau para rsi sehingga menjadi pegangan ajaran kebenaran berupa kitab suci.

Lalu ada Guru Rupaka, yang sering disebut Guru Reka yaitu guru yang berfungsi sebagai orang tua atau ibu- bapak dalam kehidupan rumah tangga.

Baca juga: Kisah Perjuangan Pramaartha untuk Bisa Jadi Guru Kontrak, Butuh Waktu 11 Tahun

Rumah tangga dikatakan sebagai pendidikan pertama dan utama.

Pertama karena sang anak pada awalnya menerima pembinaan-pembinaan yang sebagai gurunya adalah orang tua.

Dikatakan sebagai memperoleh pendidikan utama karena di dalam rumah tanggalah sang anak mendapatkan pendidikan yang sangat mulia untuk membentuk karakter atau watak atau kepribadiannya.Sehingga menjadi anak yang suputra.

 "Guru Rupaka juga mempunyai tatanan tugas berat, tapi mulia sehingga tidak mungkin terbalaskan oleh sang anak," tegasnya. Tugasnya dalam ajaran agama Hindu disebut Panca Widha.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved