Breaking News:

PPDB 2021

Tahun Ini, Pertama Kali PPDB SMK Bakal Berlakukan Jalur Zonasi

Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bangli, I Wayan Suparta, Selasa 1 Juni 2021 membenarkan jika jalur zonasi di SMK baru pertama kali

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua MKKS SMK Bangli, I Wayan Suparta. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Jika sebelumnya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di jenjang SMK hanya memberlakukan dua jalur, tahun ini PPDB di SMK juga memberlakukan jalur zonasi.

Kuota jalur zonasi pun dibatasi, yakni hanya 10 persen.

Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Bangli, I Wayan Suparta, Selasa 1 Juni 2021 membenarkan jika jalur zonasi di SMK baru pertama kali diberlakukan tahun ini.

Sama seperti SMA, pendaftaran lewat jalur zonasi mengutamakan calon peserta didik dari wilayah desa setempat .

Baca juga: Disdikpora Buleleng Larang Seluruh SD Lakukan Tes Calistung Saat PPDB, Utamakan Siswa Usia 7 Tahun

“Apabila kuotanya masih, dibuka bagi calon peserta didik yang jarak tempat tinggalnya berdekatan dengan alamat sekolah. Pemetaannya melalui jalur udara. Mengenai radiusnya, tergantung dari jumlah kuota yang masih tersisa,” ujarnya.

Jalur Pendaftaran yang lain adalah afirmasi, yang didalamnya terdiri dari siswa miskin dan siswa berkebutuhan khusus.

Jalur ini dibuka dengan kuota sebanyak 30 persen. Sedangkan kuota terbanyak, kata Suparta, yakni jalur prestasi dengan kuota sebanyak 60 persen.

Terdiri dari 15 persen kuota jalur sertifikasi prestasi, dan 45 persen jalur ranking nilai rapor.

Mengenai pilihan sekolah, calon peserta didik yang mendaftar di jalur zonasi diperbolehkan memilih 2 SMK dengan maksimal 4 kompetensi.

Sementara jalur Afirmasi dan Jalur Sertifikat Prestasi, hanya 1 SMK dengan maksimal 2 kompetensi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved