Breaking News:

Berita Denpasar

PPKM Darurat di Denpasar, 4 Tempat Usaha Ditutup Karena Buat Kerumunan

Tim Yustisi Kota Denpasar tutup empat usaha yang melanggar PPKM darurat. Penutupan ini dilakukan karena menciptakan kerumunan.

Satpol PP Kota Denpasar
Penutupan sementara tempat usaha yang melanggar PPKM darurat 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PPKM Darurat di Denpasar, 4 Tempat Usaha Ditutup Karena Buat Kerumunan.

Tim Yustisi Kota Denpasar tutup empat usaha yang melanggar PPKM darurat.

Penutupan ini dilakukan karena menciptakan kerumunan saat penerapan PPKM darurat pada Rabu 7 Juli 2021.

"Langkah ini dilakukan karena dalam penerapan PPKM Darurat masyarakat diminta untuk tidak menciptakan kerumunan, jika ada usaha yang menimbulkan kerumunan terpaksa kami tutup," kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga.

Sayoga mengatakan, dalam masa pemberlakuan PPKM Darurat agar pelaku usaha untuk bisa mengikuti peraturan yang telah ditetapkan dan tidak menimbulkan kerumunan.

Baca juga: Tinjau Penyekatan PPKM Darurat di Denpasar Bali, Dandim 1611/Badung: Saya Akan Terus Berkeliling

Baca juga: PPKM Darurat di Denpasar, Pekerja dari Luar Denpasar Diimbau Bawa Surat Keterangan Kerja

Baca juga: PPKM Darurat di Denpasar: Pelayanan Dokumen Kependudukan Dibatasi, Bikin e-KTP via Kepala Lingkungan

Adapun 4 jenis usaha yang ditutup meliputi usaha permainan game dan salon.

"Saat dilakukan patroli ke-4 usaha ini membuat kerumunan dan tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga terpaksa kami tutup sementara," kata Sayoga.

Jika warung makan bisa dilakukan dengan cara take away.

Sedangan usaha jasa seperti, bank masih bisa buka asalkan karyawan dan pelanggannya di batasi serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat

Semua hal itu harus diperketat untuk menekan penularan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved