Serba serbi
Keseimbangan Alam Semesta, Pentingnya Tumpek Wariga dan Tumpek Kandang Dalam Hindu Bali
Sudah sejak lama umat Hindu mengenal dan merayakan hari suci, dengan menghaturkan ritual yadnya serta bebantenan (upakara) di Bali.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tentu saja, energi yang negatif itu bilamana disomia atau diubah menjadi energi positif maka tentu menjadi sumber kebahagiaan bagi mereka dan umat manusia.
Karena mahluk tidak akan menggangu melainkan saling melindungi dan menjaga. Untuk itu di dalam Hindu Bali dikenal lah istilah Bhuta Yadnya.
Hal itu diwujudkan dengan menghaturkan sesajen persembahan secara seimbang, yakni sesajen yang diperuntukkan kepada Tuhan dan para dewa (Widhi Widana). Sesajen untuk manusia (prakerti manusa). Serta sesajen untuk alam lingkungan (banten sor).
Pelaksana Tumpek Wariga, Tumpek Kandang, bahkan Tawur Agung Kesanga sebelum Nyepi adalah hal penting dalam pelaksanaan keseimbangan melalui upacara dan upakara yadnya.
Dalam lontar Sundarigama, ini merupakan wujud penghormatan kepada alam lingkungan beserta isinya agar seimbang, selamat, sempurna, dan lestari sehingga dapat mencapai kebahagiaan. (*)
Artikel lainnya di Serba serbi