Breaking News:

Berita Denpasar

Siswa dan Guru Peserta PTM di Kota Denpasar Akan Jalani Rapid Antigen Secara Sampling

Peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Denpasar akan menjalani rapid tes secara sampling.Pelaksanaan ini tinggal menunggu jadwal dari pusat.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Putu Supartika
Kabid SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. 

Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya kluster PTM di sekolah.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pihaknya mengingatkan semua pihak untuk melaksanakan standar prosedur pelaksanaan PTM ini.

Dimana ia meminta kepada siswa, apabila muncul gejala Covid-19 agar segera melapor ke pihak sekolah.

“Tidak hanya untuk siswa, orangtua siswa juga kalau ada yang bergejala di rumah kami minta melapor ke sekolah sedini mungkin sehingga mendapat penanganan lebih awal dan tak muncul cluster Covid-19 di sekolah,” katanya.

Nantinya jika dalam perjalanan ditemukan ada siswa positif, maka pembelajaran akan dikembalikan secara daring.

Selain itu, dalam PTM terbatas ini pihaknya juga sudah meminta kepada pihak sekolah untuk tidak melakukan pemaksaan penggunaan seragam sekolah.

“Dalam PTM ini kami tidak ingin memberatkan orang tua dari sisi ekonomi. Tidak perlu memaksakan penggunaan seragam sekolah. Ini sudah dilakukan oleh pihak sekolah,” katanya.

Untuk diketahui, pelaksanaan PTM di Denpasar ini sudah dimulai sejak 1 Oktober 2021 lalu.

Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 29 tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Ajaran 2021/2022 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Sekolah yang melaksanakan PTM terbatas ini dengan kapasitas maksimal 50 persen tatap muka dan 50 persen Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved