Tips Kesehatan
Tips Dalam Mengendalikan Serangan Panik atau Pannick Attack
Menurut psikolog klinis Regina Josell, ada cara mudah yang bisa membantu kita untuk mengendalikan serangan panik.
Napas juga memengaruhi kondisi mental Anda.
Karena itu, fokuslah pada pernapasan ketika serangan panik tiba.
“Selama serangan panik, pernapasan Anda menjadi lebih cepat. Hal ini membuat otak berpikir kalau Anda sedang terancam dan tubuh akan mengirim respon stres,” kata Josell.
Karena itu, cobalah bernapas secara perlahan untuk mematikan respon stres.
Untuk memperlambat pernapasan, Anda bisa mencoba langkah berikut:
- Cari tempat yang tenang untuk duduk atau berbaring, jika memungkinkan.
- Letakkan satu tangan di perut dan satu tangan di dada.
- Tarik napas dalam-dalam secara perlahan melalui hidung, dan hembuskan melalui mulut.
- Perhatikan tangan Anda.
- Tangan di perut Anda harus bergerak saat Anda menarik napas dan jatuh kembali ke tempatnya saat Anda mengeluarkan napas.
- Tangan di dada Anda harus tetap diam.
- Ulangi selama beberapa menit atau sampai Anda merasa tenang.
3. Temukan pengalih perhatian
Memikirkan serangan panik Anda akan membuatnya lebih buruk.
Baca juga: Ketahui 3 Manfaat Tidur Cukup di Malam Hari, Salah Satunya Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Baca juga: Penerima BSU Tambah 1,6 Juta Orang, Segera Cek di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id atau kemnaker.go.id
Karena itu, coba alihkan pikiran Anda.
Alikah pikiran pada sesuatu sederhana yang dapat Anda lakukan ketika Anda merasa cemas, seperti:
- Hubungi seorang teman yang tahu bagaimana membuat Anda merasa lebih baik.
- Mendengarkan musik.
- Bayangkan diri Anda di tempat yang damai.
- Bernyanyi atau bersenandung.
- Jalan-jalan atau lari-lari.
- Serangan panik memang datang secara tiba-tiba.
- Namun, hal itu bisa saja terjadi karena pemicu spesifik.
Jika Anda bisa mengenali apa pemicu serangan panik yang Anda alami, Anda bisa lebih mudah mengatasinya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 3 Cara Mengendalikan Serangan Panik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-remaja-yang-sedang-sedih-dan-takut.jpg)