Breaking News:

Berita Badung

Konsorsium Program Internasional, Upaya Percepatan Internasionalisasi di Lingkup PTV

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mengembangkan pengelolaan pendidikan tinggi

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Karsiani Putri
Istimewa/ Dok. Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) menyelenggarakan konsorsium program internasional sebagai upaya percepatan internasionalisasi di lingkup perguruan tinggi vokasi (PTV). 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mengembangkan pengelolaan pendidikan tinggi agar mampu menyiapkan generasi bangsa yang siap berkiprah aktif di kancah dunia. 

Inilah yang mendasari perlunya kebijakan dalam internasionalisasi khususnya di perguruan tinggi vokasi. 

Baca juga: Perekonomian DipredikSi Baru Mulai Pulih Paling Cepat pada Semester II 2022, Ini Dampak Bagi UMKM

Baca juga: Sebanyak 4 Orang Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Meningggal Dunia Nihil

Baca juga: Telah Diperpanjang, Kini Dompet Sosial Madani Bali Resmi Jadi Lembaga Amil Zakat Skala Provinsi

Oleh karena itu, Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) menyelenggarakan konsorsium program internasional sebagai upaya percepatan internasionalisasi di lingkup perguruan tinggi vokasi (PTV).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sambutannya pada Konsorsium Program Internasional Perguruan Tinggi Vokasi di Indonesia atau The Inaguration of The Consortium of International Programme at Vocational Higher Education Institutions in Indonesia menekankan kembali tujuan besar yang ingin diwujudkan melalui Kampus Merdeka Vokasi. 

Tujuannya adalah melahirkan lulusan perguruan tinggi vokasi yang siap untuk meneruskan studi, bekerja, dan/atau berwirausaha. 

Ketiga hal tersebut tentu tidak terbatas dalam skala nasional saja, melainkan juga regional bahkan internasional.

“Dan hari ini akan menjadi hari yang bersejarah dalam upaya kita melompat ke masa depan dengan vokasi. Saya yakin bahwa dengan hadirnya kelas internasional perguruan tinggi vokasi, akan ada lebih banyak lulusan vokasi yang memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia dan untuk dunia,” ucap Mendikbudristek, Jumat, 5 November 2021 dalam forum yang berlangsung secara hybrid di Padma Resort Legian, Kuta.

PTV di Indonesia kata Nadiem, harus menjadi tempat lahirnya inovasi yang membawa Indonesia maju ke panggung dunia. 

Vokasi harus semakin kuat, dan terus menguatkan Indonesia. 

Baca juga: GUPBI Bali Akan Gelar Mepatung Massal Guna Permudah Masyarakat Bali untuk Dapatkan Daging Babi

Baca juga: Selewengkan Uang BUMDes untuk Hiburan, Mantan Bendahara Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Satu hal yang perlu kita ingat bersama adalah untuk menjadi lulusan yang tangguh dan siap berkompetisi di panggung global, mahasiswa vokasi harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang unggul, serta karakter yang kuat dan matang,” lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved