Breaking News:

Berita Karangasem

Perkara Dugaan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem, Sidang Putusan Perbekel Tianyar Barat Ditunda

Sidang pembacaan amar putusan perkara korupsi bantuan bedah rumah yang bersumber dari Penerimaan Pajak Hotel (PPH) dan Pajak Restoran Kabupaten Badung

Tribun Bali/Saiful Rohim
Kejari Karangasem menetapkan Perbekel Tianyar Barat dan empat orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bedah rumah beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sidang pembacaan amar putusan perkara korupsi bantuan bedah rumah yang bersumber dari Penerimaan Pajak Hotel (PPH) dan Pajak Restoran Kabupaten Badung ke Pemerintah Kabupaten Karangasem di Desa Tianyar Barat, Tahun Anggaran 2019 ditunda oleh majelis hakim.

Ditundanya sidang, lantaran majelis hakim belum siap dengan amar putusannya. 

Penundaan sidang putusan dilakukan langsung dalam persidangan yang digelar secara daring di Pengadilan Tipikor Denpasar, Kamis, 25 November 2021.

Baca juga: Perbekel Tianyar Barat Terancam 8 Tahun, Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 4,5 Miliar di Karangasem

"Sidangnya ditunda, karena amar putusan majelis hakim belum siap. Sidang akan kembali digelar Selasa minggu depan," terang Ketut Bakuh selaku anggota penasihat hukum para terdakwa. 

Sementara itu dalam perkara ini telah mendudukan Perbekel Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem I Gede Agung Pasrisak Juliawan sebagai terdakwa.

Selain Agung Pasrisak ada empat terdakwa lainnya, yakni I Gede Sukadana (29) selaku Kaur Keuangan Desa Tianyar Barat, I Gede Tangun (36), I Ketut Putrayasa (38) dan I Gede Sujana (38). 

Pun keempat terdakwa telah dituntut pidana oleh Jaksa Penuntut Umum.

Agung Pasrisak dituntut delapan tahun penjara, denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan. Juga yang bersangkutan dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp2.256.903.050.

Baca juga: Perkara Dugaan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem, JPU Siap Panggil Bupati Badung Giri Prasta

Jika tidak membayar uang pengganti maka akan diganti pidana penjara selama satu tahun. 

Sementara dalam berkas terpisah, terdakwa I Gede Sukadana dituntut pidana penjara selama lima tahun dan tiga bulan, serta pidana denda sebesar Rp100 juta subsider enam bulan kurungan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved