Berita Badung

Buntuti Pemuda Asal Surabaya ke Mengwi,Petugas Polres Badung Berhasil Amankan Narkoba Senilai Rp 2 M

Barang bukti yang diamankan pun narkoba jenis Sabu dengan berat 1 kg lebih dan dengan nilai  mencapai Rp 2 miliar

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung saat melihatkan barang bukti narkoba dan pelaku saat rilis pada Senin 24 Januari 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Di bulan Januari 2022 ini Satuan Reserse Narkoba Polres Badung bergerak cepat dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Bahkan kini narkoba jenis sabu berhasil diamankan.

Barang bukti yang diamankan pun narkoba jenis Sabu dengan berat 1 kg lebih dan dengan nilai  mencapai Rp 2 miliar.

Kendati demikian saat ini masih dilakukan pengembangan mengingat, barang bukti yang didapat cukup banyak.

"Kalau kita rupiahkan narkoba ini mencapai Rp 2 Miliar harganya. Ini lumayan besar yang berhasil kita dapat," tegas Kasat Narkoba Polres Badung AKP I Putu Budi Artama, SH, MH Senin 24 Januari 2022.

Baca juga: Polres Badung Gagalkan Peredaran Sabu 1 Kg Lebih, Fajar Gilang Ditangkap Saat Ambil Sabu di Mengwi

Dengan banyaknya barang bukti, bandar beserta jaringannya pun diduga masih ada di Bali.

Sehingga pihaknya berharap pada bulan februari 2022 nanti bisa lagi mengungkap jaringan bandar narkoba tersebut.

"Semoga bulan depan kita dapatkan lagi. Karena narkoba ini berpotensi membahayakan generasi muda sebanyak 20 ribu jiwa, jika berhasil diedarkan," tegasnya

Dijelaskan penangkapan tersebut dilakukan dengan pengembangan-pengembangan kasus sebelumnya. Bahkan sampai saat ini kasusnya masih dikembangkan dan dilakukan penyidikan.

"Kami menyatakan perang dan serius dalam memerangi narkoba. Untuk para pengedar bandar termasuk pemakai kita akan sikat atau tangkap sesuai dengan proses hukum yang berlaku," ucapnya.

Pelaku yang diketahui bernama Fajar Gilang (27) asal Surabaya itu ternyata kerap melakukan tempelan atau pengedaran narkoba di jalan yang sepi. Bahkan pelaku juga diamankan di wilayah Banjar Semate, Desa Abianbase, Mengwi Badung.

"Jadi pelaku ini mengedarkan sabu di wilayah Badung dan Denpasar. Mungkin barang ini dari luar, sehingga kita akan lakukan penyelidikan keatas sampai pemasok sabu tersebut," bebernya.

Dijelaskan pelaku Fajar mengaku mendapat upah Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta bergantung jumlah bahan yang ditempel.

”Jadi uang hadil kurir sabu ini digunakan untuk sehari-hari. Bahkan selain mengedarkan pelaku juga memakai," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Badung melalui jajaran Sat ResNarkoba setempat berhasil menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 1 kg.

Baca juga: Dituntut Tiga Tahun Penjara Salahgunakan Ganja di Badung, WN Perancis Mohon Keringanan Hukuman

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved