Berita Denpasar

Diduga Kecewa Dengan Pelanggan Bulenya, Alda Intan Gasak Barang Korban di Denpasar

esidivis kasus pencurian ini, kembali berurusan dengan hukum setelah melakukan aksi pencurian di sebuah villa.

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Noviana Windri
Ahmad Firizqi Irwan.
Alda Intan, 40 tahun yang merupakan transgender asal Makassar harus berurusan dengan pihak kepolisian Polsek Denpasar Selatan karena kasus pencurian dengan pemberatan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Alda Intan, 40 tahun asal Makassar harus berurusan dengan pihak kepolisian Polsek Denpasar Selatan.

Alda Intan yang ternyata residivis kasus pencurian ini, kembali berurusan dengan hukum setelah melakukan aksi pencurian di sebuah villa.

Villa berlokasi di Jalan Danau Poso, , Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali yang ditempati Robert Lee, warga negara asing asal Australia ini.

Disatroni pelaku Alda Intan, pada Kamis 10 Februari 2022 lalu sekitar pukul 20.00 wita, hal itupun dibenarkan Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Gede Sudyatmaja.

"Korban dan tersangka saling kenal. Sebelumnya tersangka ini datang ke villa setelah dibooking oleh korban untuk melakukan hubungan badan.

Baca juga: Pelaku Pencurian Gamelan di Kuta Selatan Badung Terungkap, Dilakukan oleh Dua Ramaja

Baca juga: Residivis Pencurian dengan Modus Cungkil Sadel Motor di Buleleng Ditangkap

Saat itu, ia mengawasi villa termasuk mengintip kunci tombol brangkas korbannya," ujar Kompol I Gede Sudyatmaja didampingi Kanit Reskrim AKP Hadimastika dan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Selasa 15 Maret 2022.

Lanjut Kompol I Gede Sudyatmaja, tersangka yang saat itu datang ke lokasi, villa korban menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dari wilayah Kuta atau tempat tinggalnya.

Saat akan balik, ia kembali masuk melalui jendela villa dengan cara mencongkel dan kemudian mengambil barang-barang berharga milik korbannya.

"Ia masuk melalui jendela setelah berhasil mencongkel. Kemudian seluruh barang berharga korban di brangkas diambil tersangka," tambahnya.

Adapun barang yang diambil dari korban, masing-masing sembilan kartu kredit, uang koleksi dari berbagai negara, berbagai jenis jam tangan dan barang berharga korban lainnya.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian lebih dari Rp 20 juta, setelah itu WNA Australia itu langsung melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Denpasar Selatan.

Menerima laporan korban, Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pencurian itu.

Pihak kepolisian baru mengetahui keberadaan pelaku setelah ada petunjuk dari salah satu kartu kredit korban yang dicuri.

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, petugas kepolisian akhirnya berhasil meringkus pelaku di salah satu hotel wilayah Kuta, Kabupaten Badung, Bali pada Minggu 13 Maret 2022 sekitar pukul 00.30 wita.

Baca juga: Pencuri Bebek di Tabanan Dijerat Pasal Pencurian Ringan, Ngaku Dua Kali Mencuri di TKP yang Sama

Baca juga: 4 Warga Karangasem Ditangkap, Pencurian Pratima di Pura Dalem Pekung Gianyar

"Pelaku mengakui perbuatannya. Dari pengakuan lainnya, ia telah beraksi di wilayah Kuta dan Kuta Utara dengan modus yang sama. Setelah kencan ia melakukan pencurian barang milik korbannya," pungkas Kompol Gede Sudyatmaja.

Akibat perbuatan pelaku, ia dijerat dengan Pasal 363 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukum penjara paling lama sembilan tahun.

Sementara itu, Polsek Denpasar Selatan masih terus melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mencari lokasi lain yang disasar pelaku transgender itu.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved