Berita Klungkung

Rata-Rata 20 Wisatawan Asing Kunjungi Goa Lawah Klungkung Per Hari

Destinasi Wisata Pura Goa Lawah di Desa Pesinggahan, Klungkung, Bali, mulai dikunjungi wisatawan asing.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wisatawan asing saat berkunjung ke Destinasi Wisata Goa Lawah di Desa Pesinggahan, Klungkung, Bali, Jumat 6 Mei 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Destinasi Wisata Pura Goa Lawah di Desa Pesinggahan, Klungkung, Bali, mulai dikunjungi wisatawan asing.

Saat ini destinasi yang dikenal dengan keberadaan ribuan kelelawarnya itu rata-rata dikunjungi 20 wisatawan asing per harinya.

Klian Pura Goa Lawah Klungkung, I Putu Juliadi menjelaskan, kunjungan kembali wisatawan mancanegara ke Pura Goa Lawah mulai terjadi sejak bulan April lalu.

Baca juga: Dianggarkan Rp42,6 Miliar, Pembangunan Dua Gedung Rawat Inap RSUD Klungkung Dimulai Bulan Mei

Rata-rata saat ini ada 20 wisatawan yang datang ke destinasi yang dikenal dengan pura yang dihuni ribuan kelelawar tersebut.

" Wisatawan asing mulai ada lah ke Pura Goa Lawah setiap hari. Jumlahnya memang belum banyak, sekitar 20 wisatawan asing per hari. Tapi patut disyukuri, karena sudah mulai ada wisatawan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejak sebelum pandemi, Destinasi Pura Goa Lawah memang selalu didominasi wisatawan asing. Sehingga selama pandemi, kunjungan wisatawan ke salah satu destinasi unggulan di Klungkung ini sangat anjlok.

Jikapun ada sesekali wisatawan domestik, jumlahnya sangat sedikit.

Baca juga: 948 Meter Tanggul Pantai di Suana Klungkung Ditarget Rampung November 2022

" Selama ini kalau untuk wisatawan ke Pura Goa Lawah, memang didominasi wisatawan asing asal Eropa. Sebelum pandemi dulu, sehari bisa 400 wisatawan asing datang. Kalau wisatawan lokal memang ada, tapi sangat sedikit," ungkapnya.

Meskipun kini kunjungan wisatawan kembali bangkit, Putu Jualiadi memastikan aktivitas Umat Hindu yang akan melakukan persembahyangan di Pura Goa Lawah tetap menjadi prioritas.

Mengingat saat ini sudah mulai banyak masyarakat yang melaksanakan upacara Nyegara Gunung. 

"Meski sudah mulai ada wisatawan, kami tetap utamakan umat yang sembahyang. Apalagi di Goa Lawah mulai ramai orang Nyegara Gunung," ungkap Putu Juliadi. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved