berita bali

Ditangkap Saat Menempel Sabu di Denpasar, Aly Aziz Dituntut Pidana Bui Selama 8 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana bui selama delapan tahun kepada terdakwa Aly Aziz (27).

Net
Ilustrasi - Ditangkap Saat Menempel Sabu di Denpasar, Aly Aziz Dituntut Pidana Bui Selama 8 Tahun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana bui selama delapan tahun kepada terdakwa Aly Aziz (27).

Terdakwa yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini dituntut pidana, karena diduga terlibat peredaran narkotik golongan I jenis sabu.

Diketahui, terdakwa Aly ditangkap petugas kepolisian Polresta Denpasar saat akan menempel paket sabu di Jalan Tukad Gangga I, Denpasar Timur. 


Surat tuntutan terhadap terdakwa tersebut, telah dibacakan JPU Ni Putu Widyaningsih pada sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

Baca juga: Harga BBM Naik, Sejumlah ‘Pertamini’ di Kota Denpasar Atur Ulang Garis Takaran BBM


"Tuntutan sudah dibacakan jaks penuntut. Terdakwa Aly Aziz dituntut pidana penjara selama delapan tahun, denda Rp 1 miliar subsidair pidana penjara enam bulan," terang Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa ditemui di PN Denpasar, Senin, 5 September 2022.


Aji Silaban menyatakan, oleh JPU, kliennya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya 5 gram. 


Sebagaimana dalam surat dakwaan pertama JPU, terdakwa Aly Aziz dinilai melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Baca juga: PNS Pemkab Gianyar Bawa Sabu, Polres Tangkap 10 Penyalahguna Narkotika


"Kami akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis, menanggapi tuntutan jaksa penuntut," ungkap pengacara yang tergabung di Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 


Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Aliy Aziz dibekuk oleh petugas kepolisian dari Polresta Denpasar saat akan menempel paket sabu di Jalan Tukad Gangga I, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Kamis, 7 April 2022, sekira pukul 10.00 Wita. 


Beberapa hari sebelum ditangkap, terdakwa diperintah oleh Hendra (buron) mengambil sebuah tas kresek yang berisi paket sabu dan sejumlah barang terkait di Jalan Sidakarya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved