Berita Bali

Buka Akses Jual-Beli Sapi, SE Nomor 6 Pengiriman Babi Tanpa Syarat Vaksinasi, PMK di Buleleng Nol

PMK di Buleleng sudah nol kasus, bantuan Rp 4,12 miliar untuk 150 peternak di Bali

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
istimewa
Vaksinasi PMK terhadap ternak di Klungkung. Dinas Pertanian Usulkan Bantuan Untuk Sapi Dipotong Bersyarat Akibat PMK di Klungkung - Buka Akses Jual-Beli Sapi, SE Nomor 6 Pengiriman Babi Tanpa Syarat Vaksinasi, PMK di Buleleng Nol 

Maka dari itu pihaknya memohon vaksin PMK 800 ribu.

"Kalau saya dari GUPBI berharap yang digunakan sebagai ukuran hewan itu bebas PMK adalah vaksin. Karena ini menurut kami paling cepat dan tepat," jelasnya.

"Misalnya kalau uji sempel darah kan harus ada biaya lagi. Jika PCR harus dilakukan pemeriksaan ketenggorokan babi, sehingga itu sangat sulit. Maka dari itu untuk PMK kita berharap yang menjadintolak ukur adalah vaksin," sambungnya.

Disinggung mengenai harga babi saat ini, Suyasa mengaku masih stabil. Untuk saat ini, harga babi hidup yakni Rp 40 ribu sampai Rp 41 ribu/kg.

Angka itu pun kata pria asal Abiansemal Badung itu peternak belum mendapatkan untung yang berjumlah besar.

Mengingat saat ini biaya pakan ternak sudah naik.

Selebihnya peternak masih terus dihantui dengan adanya virus-virus yang bisa menyerang babi.

"Populasi babi di Bali saat ini sudah mulai banyak, dengan pengalaman peternak sebelumnya yang menerapkan biosecurity. Sehingga jumlah populasi babi di bali cepat meningkat pasca di serang wabah virus yang diduga ASF," imbuhnya.

Bantuan Rp 4,12 Miliar untuk 150 Peternak

PEMERINTAH Provinsi Bali menyerahkan Bantuan Pemerintah Darurat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada peternak yang hewan ternaknya terjangkit PMK beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut diberikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Senin 19 September 2022.

“Pada hari ini para peternak yang ternaknya dipotong menerima bantuan darurat PMK yang langsung diserahkan oleh Bapak Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,” jelasnya.

Dia mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan yang kedua setelah pada 24 Agustus 2022, telah diserahkan bantuan Rp 2,73 miliar untuk peternak di Kabupaten Badung dan Buleleng.

“Dan hari ini (kemarin) kembali akan diserahkan bantuan Rp 1,39 miliar untuk 64 peternak dengan rincian 13 orang dari Kota Denpasar Rp 630 juta, 31 peternak dari Kabupaten Gianyar Rp 390 juta, 18 peternak dari Kabupaten Jembrana Rp 320 juta, 1 peternak dari Kabupaten Klungkung Rp 20 juta dan 1 peternak dari Kabupaten Tabanan Rp 30 juta,” katanya.

Dengan demikian seluruh peternak yang mengajukan bantuan telah menerima seluruhnya Rp 4,12 miliar yang diterima 150 peternak.

“Dengan telah diserahkannya bantuan ini membuktikan bahwa Pemerintah sangat memperhatikan kondisi masyarakat yang terdampak wabah PMK. Penyerahan ini juga sebagai bukti bahwa pemerintah menepati janjinya untuk memberikan bantuan kepada peternak,” tutupnya.

Hingga kini Bali berhasil mencapai zero reported case PMK.

Beberapa upaya masih dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh ternak melalui vaksinasi.

Vaksinasi dilaksanakan 7 Juli 2022 dan sampai Senin 19 September 2022, sudah tervaksinasi 175.331 sapi mendapat vaksin tahap satu, 98.524 sapi mendapat vaksin dosis kedua, 71 kerbau mendapat vaksin dosis satu, 29 kerbau mendapat vaksin dosis kedua, 262 kambing mendapat vaksin dosis satu dan 2.900 babi mendapat vaksin dosis satu.

Selain itu juga desinfeksi dilakukan menyasar kandang-kandang peternak, juga dipintu-pintu masuk Pulau Bali, melakukan pengawasan lalulintas Hewan Rentan PMK dan KIE. (rtu/sar/gus/sar)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved