Penebasan di Bangli
Mertayasa, Korban Penebasan Dirawat di RSUP Ngoerah Denpasar, Paman Sebut Kondisinya Lebih Baik
Penebasan di Bangli, polisi masih menunggu hasil forensik dari pihak rumah sakit, Komang sudah mulai sadar
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sedangkan saat ini, semua pemberitaan hanya berdasarkan pada keterangan pelaku.
“Dari postingan atau berita yang saya baca memang banyak juga yang menganggap tindakan pelaku ini wajar. Keterangan yang ada kan baru keterangan dari pelaku, sementara dari korban belum ada,” kata paman korban.
Paman korban tak merasa disudutkan akan pandangan masyarakat, hanya saja menyayangkan hal tersebut.
Lelaki ini mengaku mereka sedang berusaha keras untuk kesembuhan korban.
Ia menuturkan hasil pemeriksaan dokter, kondisi korban sangat parah dan membutuhkan penanganan segera.
Biaya penanganan untuk pasien cukup mahal, bahkan mereka telah membayar DP perawatan Rp 30 juta.
Mereka sangat berharap korban mendapatkan penanganan yang tepat dan dapat segera sembuh.
Paman korban juga menuturkan hingga saat ini ada keluarganya yang terus dihubungi polisi untuk mengetahui kondisi kesehatan korban.
Kemungkinan, setelah sembuh korban akan memberi keterangan kepada polisi.
“Dari beberapa hari yang lalu keponakan saya yang di Bangli terus dihubungi oleh pihak kepolisian. Setiap dua jam sekali selalu di-chat dan tanya soal kondisi korban. Jadi kemungkinan kalau sudah sembuh akan langsung menghadap,” tambahnya.
Lelaki ini berharap agar masyarakat dapat lebih bijak melihat kejadian ini dengan tidak cepat berada di salah satu pihak.
Ia berharap masyarakat menunggu untuk mendengar keterangan dari pihak korban sehingga semuanya bisa seimbang.(mer/yun)
Kumpulan Artikel Bali