Berita Jembrana
1.000 PKK Jembrana Menarikan Rejang Renteng, Rangkaian Pemelaspasan Sirkuit All in One
Ribuan ibu PKK se-Jembrana tampak berkumpul di areal Sirkuit All in One Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Bali, Senin 26 Desember 2022.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Ribuan ibu PKK se-Jembrana tampak berkumpul di areal Sirkuit All in One Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Bali, Senin 26 Desember 2022.
Mereka tampak mengenakan pakaian adat ke pura warna putih dan kuning.
Adalah kegiatan Tari Rejang Renteng serangkaian upacara pemelaspasan sirkuit yang dibangun dengan anggaran yang bersumber dari DAK senilai Rp2,9 Miliar lebih.
Menarikanya, para penari yang berasal dari seluruh wilayah Jembrana ini sudah mempersiapkan diri sejak pukul 01.00 WITA.
Baca juga: Korban Rumah Roboh di Batuagung Jembrana Bali Akhirnya Dapat Bantuan, Dana Stimulan Rp 9 Juta!
Mereka bangun sedini hari tersebut hanya untuk berias dan mempersiapkan pakaian yang hendak digunakan.
Artinya, mereka bangun 6 jam sebelum pentas.
Menurut pantauan, ribuan ibu PKK perwakilan desa/kelurahan serta instansi di Pemkab Jembrana tampak sudah berada di Sirkut All in One ini sejak pukul 06.00 WITA.
Setelah prosesi upacara agama selesai, ibu PKK ini kemudian berbaris rapi di tepi selatan sirkuit dan selanjutkan menarikan tari Rejang Renteng secara bersamaan.
Baca juga: Korban Rumah Roboh di Batuagung Jembrana Bali Akhirnya Dapat Bantuan, Dana Stimulan Rp 9 Juta!
Seorang Ibu PKK, Dewi Ratna mengakui sudah bangun tidur dinihari.
Dia rela bangun sepagi mungkin hanya untuk mempersiapkan pentas Tari Rejang Renteng di Sirkuit All in One tersebut.
Ia mengaku mewakili Desa Warnasari, Kecamatan Melaya dengan 20 orang ibu PKK lainnya.
"Sudah bangun dinihari untuk berias," katanya usai kegiatan.
Menurutnya, pembangunan sirkuit All in One dan event akhir tahun sangat baik untuk Kabupaten Jembrana ke depannya. Terutama untuk pariwisata gumi makepung.
Baca juga: Lahan Terdampak Bencana di Jembrana Terima Bansos, Petani Peroleh Rp3 Juta Per Hektare
"Ini sangat bagus untuk ke depannya, terutama untuk pariwisata Jembrana. Agar nanti tidak kalah dengan Kuta dan Gianyar," harapnya.
Sementara itu, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, peresmian Sirkuit All in One sudah dilakukan dengan rangkaian Tari Rejang Renteng berjumlah 1.000 orang ibu PKK perwakilan seluruh desa.
"Astungkara diisi 1.000 penari Rejang Renteng dari ibu PKK Jembrana," katanya.
Dia melanjutkan, dalam rangkaian event akhir tahun ini, akan ada penampilan 2023 penari SMP dan SMA Tari Bhakti Marga yang diiringi gamelan 50 Jegog pada 30 Desember 2022 mendatang.
Baca juga: Beasiswa Mahasiswa di Jembrana Cair Dua Hari Lagi
"Intinya kita bangkitkan suasana di sini agar benar-benar menjadi pusat kunjungan. Jadi destinasi wisata di Jembrana," tegasnya.
Politikus asal Desa Kaliakah ini juga mengaku trlah menyusun event Motor Cross di Sirkuit All in One pada Hari Raya Kuningan 2023 mendatang.
"Kuningan kita rencanakan motor cross di sini. Ini kita masih coba bicarakan dulu," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Jembrana